oleh

Koboi Lamborgini Beraksi Arogan Gara-gara Diteriaki Mobil Bos

SUMEKS.CO-Mobil mewah jenis Lamborgini yang dikemudian Abdul Malik (AM) saat beraksi bak koboi jalanan tiba di Polres Metro Jakarta Selatan dalam keadaan rusak cukup parah. Kerusakan terparah terjadi di bagian depan dan sedikit peyok di bagian belakang.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Andi Sinjaya Ghalib, mengatakan, kerusakan mobil tersebut terjadi karena mengalami kecelakaan pada Senin (23/12) dini hari. Saat itu mobil dikendarai oleh adik AM.

“Jadi pada saat itu mobil kita titip kan dulu di rumah (AM) sembari periksa tersangka, ternyata adik nya itu malam-malam dia bawa mobil itu tanpa sepengetahuan pihak rumah,” ucap Andi saat dihubungi, Rabu (25/12).

Andi mengatakan, perilaku adik AM tidak bisa dibenarkan. Karena Lamborgini tersebut tengah menjadi barang bukti kasus pidana. Namun digunakan secara diam-diam.

“Akhirnya dia tabrak separator jalan di daerah Sudirman dan itu rusak. Saat ini diproses di direktorat lalu lintas Polda Metro Jaya,” sambungnya.

Polisi belum mengetahui penyebab pasti adik AM mengalami kecelakaan. “Ini masih kita dalami dulu keterangan dia. Dia bilang tanpa sepengetahuan juga dan dia pegang kunci juga karena adiknya sering bawa mobil itu tanpa sepengetahuan dia,” tutup Andi.

Sebelumnya, aksi koboi jalanan terjadi di wilayah Kemang, Jakarta Selatan pada Sabtu (21/12) sekitar pukul 15.00 WIB. Peristiwa ini menimpa dua orang siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), Aiman dan Izza. Sedangkan pelakunya belum diketahui identitasnya, namun saat beraksi dia diketahui menggunakan mobil mewah jenis Lamborgini.

Orang tua Aiman, Ade Nurma, 47, mengatakan, kejadian bermula saat Aiman dan Izza jalan kaki di daerah Kemang. Kemudian mereka melihat mobil Lamborgini warna orange melintas. Mereka merasa terkagum-kagum melihatnya, seraya berucap dengan nada cukup tinggi.

“Mereka merasa amazing dengan suaranya yang meraung-raung. Maklum namanya anak kelas 2 SMA, Izza hanya berucap ‘keren mobilnya. Mobil kita Man’. Dan Aiman hanya tersenyum mendengarnya,” kata Ade kepada wartawan, Selasa (24/12).

Tak terima dengan pernyataan Izza, pengendara Lamborgini itu langsung membuka kaca mobil sambil mengacungkan pistol kepada Aiman dan Izza. Pelaku bahkan mengucapkan kalimat kasar ‘anjing, monyet ngomong apa lo?’.

Tak hanya itu, pelaku juga langsung melempaskan tembakan ke udara sekitar 2 – 3 kali. Sontak kedua anak tersebut kaget. Izza bahkan langsung berlari ke arah supermarket yang tak jauh dari lokasi kejadian.

Ketika “Korban berkata ‘wah mobil bos nih’. Pemilik kendaraaan tidak terima, lalu turun, dan mengeluarkan satu kata yang tidak bagus,” kata Yusri di Polres Metro Jakarta Selatan.

AM kemudian memaksa kedua pelajar itu untuk berhenti. Namun, mereka tetap berlari menjauh. Tersangka lalu menembakan senjatanya ke atas sebanyak 3 kali agar korban berhenti

“Dia menyuruh memberhentikan kedua orang (pelajar) tersebut, tapi tidak mau, yang keluar adalah senjata yang diletupkan ke atas. Itu satu kali (tembakan). Kemudian, AM mengejar, lalu diletupkan lagi satu kali (tembakan),” kata Yusri.

“(Korban) disuruh jongkok, tapi yang bersangkutan tidak mau, lalu diletupkan lagi satu kali (tembakan). Jadi tiga kali letupan,” lanjutnya.

Keterangan ini cocok dengan barang bukti yang disita penyidik. Yaitu berupa selongsong peluru tajam sebanyak 3 butir. Tak terima dengan perlakuan itu, korban lantas membuat laporan polisi ke Polres Metro Jakarta Selatan

Polres Metro Jakarta Selatan masih melakukan pendalaman terkait kasus koboi jalanan yang mengendari mobil mewah Lamborgini ini. Tes urine kepada tersangka AM sudah dilakukan, hasilnya yang bersangkutan dinyatakan positif ganja. Saat menjalankan aksinya.

“Tersangka positif mengonsumsi ganja sebelum aksi,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pok Yusri Yunus di Polres Metro Jakarta Selatan.

Meski begitu, saat dilakukan penggeledahan di rumah tersangka di wilayah Kemang, Jakarta Selatan, penyidik tak menemukan ada ganja yang disimpan pelaku.Saat ini penyidik masih berupaya melakukan penyelidikan lebih mendalam terkait kasus penyalahgunaan narkoba tersebut. “Di mobil Lamborghini juga sudah kami geledah, tapi tidak ada,” ucap Yusri.

Barang bukti senjata api lengkap dengan magazen dan peluru. (Sabik Taufan/Jawapos)

Komentar

Berita Lainnya