oleh

Komisi IV DPRD Tanggapi Jaminan Kesehatan di Lahat

LAHAT – Dalam rangka memberikan kesejahteraan kepada masyarakat di Kabupaten Lahat. Pemkab Lahat memberikan kemudahan dalam mengakses pelayanan kesehatan.

Hal ini terlihat dengan tercapainya Universal Health Coverage (UHC) atau jaminan kesehatan semesta dengan Program JKN-KIS pada tahun 2019 lalu.

Namun memasuki tahun 2020, Universal Health Coverage (UHC) masih menunggu kelanjutan lantaran mengalami beberapa kendala. Untuk mengatasi hal tersebut Pemkab Lahat dan BPJS Kesehatan mengadakan audiensi untuk membahas kesinambungan program ini di bumi seganti setungguan.

Menanggapi hal ini Sekretaris Kominisi IV DPRD Lahat, Lion Faisal angkat bicara.

“Untuk program jaminan kesehatan kita ada aturan, dan aturan ini yang harus kita taati. Mesti ada terobosan untuk peningkatan pelayanan yang masih dalam naungan JKN-KIS. Kami dari DPRD Kabupaten Lahat menunggu yang terbaik.

Mulai hari ini saya minta dinas yang terkait seperti Disdukcapil, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dapat segera mengisi data program yang dari Pemerintah pusat (PBI APBN DTKS), berapa globalisasi data yang ada. Agar kita dapat menghitung kesediaan anggaran yang ada.” ujar Sekretaris Komisi IV DPRD Lahat, Lion Faisal, Senin (13/1).

“Mindset saya kembali lagi kepada BPJS Kesehatan, dengan adanya terobosan dan pola yang nantinya ada MOU disana, yang tidak keluar dan masih dalam naungan Program JKN-KIS di BPJS Kesehatan”. imbuh Lion.

Ditambahkan Plt Dinas Kesehatan Lahat Ponco Wibowo, bahwa tetap menjalankan program berobat gratis bagi masyarakat Lahat.

Namum bukan hanya ada yang terintegrasi dengan BPJS Kesehatan, tetapi ada juga yang menggunakan KK/KTP.

Rinciannya ada sekitar 168 ribu masyarakat Lahat yang akan mengunakan KK/KTP. Sementara untuk terintegrasi dengan BPJS Kesehatan dari PBI daerah ada  9952 warga. Kemudian yang PBI pusat ada sekitar 119 ribu warga. “Karena kalau harus seluruhnya terintegrasi BPJS kesehatan anggaran akan membengkak.

Sedangkan kita menjamin kesehatan masyarakat Lahat,” ucapnya. Seraya menambahkan telah mensosialisasikan rencana Jamkesda menggunakan KK dan KTP. (gti)

Komentar

Berita Lainnya