oleh

Kompak, Kuasa Hukum Mukti Sulaiman-Ahmad Nasuhi tak Ajukan Eksepsi

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Tim penasihat hukum masing-masing terdakwa yakni Mukti Sulaiman serta Ahmad Nasuhi dalam perkara dugaan korupsi dana hibah Masjid Raya Sriwijaya Palembang kompak tidak mengajukan keberatan atas dakwaan JPU Kejati Sumsel (eksepsi).

Usai persidangan yang digelar, Kamis (23/9), tim penasihat hukum terdakwa Ahmad Nasuhi yakni Mochammad Herlangga SH MH menilai bahwa dakwaan JPU Kejati Sumsel hanya pemeriksaan awal yang bersifat biasa saja.

“Dengan kami tidak mengajukan eksepsi bukan berarti kami sepakat atau mengamini dakwaan JPU terhadap klien kami, namun nanti akan kita lihat saja pada saat pembuktian perkara bahwa dakwaan JPU tersebut dapat dipatahkan,” ujar advokat Jakarta ini diwawancarai awak media.

Menurutnya, ada beberapa hal yang perlu dikritisi setelah mendengarkan dakwaan JPU terhadap terdakwa Ahmad Nasuhi, diantaranya yakni dakwaan yang dibuat JPU dibuat seolah-olah surat permohonan dana hibah itu dibuat dan diajukan oleh terdakwa.

“Padahal faktanya surat tersebut dikeluarkan oleh pihak Yayasan Wakaf Masjid Sriwijaya kepada Gubernur Sumsel, yang dianggap kesalahan administrasi, itu yang akan kami gali dipersidangan pembuktian nanti,” ungkap Mochammad Herlangga didampingi Redho Junaidi SH MH, serta KM Ridwan Said SH kepada awak media.

Komentar

Berita Lainnya