oleh

Kompetisi Jalan usai Suntik Vaksin

JAKARTA – Teka-teki masa depan kompetisi domestik mulai terkuak.  Menurut salah satu anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Hasani Abdulgani, berat jika kompetisi musim 2020 dilanjutkan. Ini karena situasi nasional tidak memungkinkan mengeksekusi kembali kompetisi yang terhenti sejak 16 Maret 2020.

“Kalau sebagai Exco, artinya saya pribadi mengatakan fokus untuk kompetisi 2021, sebab kalau masih ngomongin kompetisi 2020 agak sulit, karena kondisi pandemi masih terus naik. Sudah di luar prediksi semua pihak,” terang Hasani.

Artinya, Februari nanti tidak akan ada kompetisi. Sebab, sampai sekarang izin keramaian dari Kepolisian saja tidak turun. Sementara sisa waktu kurang dari sebulan. Sedangkan masa persiapan klub minimal satu bulan.

“Jangan dulu berpikir format. Fokus dulu masalah izin Polisi. Kalau izin sudah dapat, soal format tinggal dijalankan dengan sendirinya,” ucapnya.

Hasani menceritakan alasan PT Liga Indonesia Baru (LIB) kesulitan mendapatkan izin keramaian dari Kepolisian. Korps berbaju coklat itu emoh turunkan izin karena peningkatan pandemi yang disebut second wave.

“Situasi ini tidak hanya di Indonesia tapi terjadi hampir belahan dunia lainnya. Ini saja seharusnya saya mau terbang ke Eropa tapi tertahan karena hampir semua negara Eropa lockdown,” terangnya.

Hasani memberikan ancer-ancer jika memang kompetisi bisa digelar. Menurutnya, kompetisi nasional semua level bisa dijalankan setelah Pemerintah menjalankan suntikan vaksin. “Idealnya setelah pemerintah menjalankan suntikan vaksin,” cetusnya. (kmd)

 

Komentar

Berita Lainnya