oleh

Komunitas K-POP Palembang Beraksi di Panggung CarniforArt Imasfeks Unsri

SUMEKS.CO –  Kalangan milenial penggiat Korean Pop Culture (K-POP) Palembang pecahkan suasana saat acara CarniforArt besutan Ikatan Mahasiswa Seni Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya (Imasfeks Unsri) yang digelar, di Auditorium PIM Mal, Jalan Radial, Palembang, Sabtu (12/12/2020).

Pengurus Imasfeks Unsri, Alif Dafa, menjelaskan CarniforArt merupakan sebuah ajang perlombaan yang digelar sekali setiap tahun, yang diperuntukkan bagi kalangan masyarakat milenial dalam mengekspresikan hobi seni mereka.

“Pada tahun ini karena COVID-19 kami memodifikasi rundown acara. 3 lomba, yakni after movie, fotografi, dan face art painting kami  selenggarakan secara online. Terus khusus untuk K-POP dance dan musik akustik sengaja kami gelar secara ofline, sebab memerlukan penilaian langsung. Kegiatan ini tentu dengan izin Dekan dan menerapkan protokol kesehatan,” ujar Alif Ketua Pelaksana CarniforArt kepada SUMEKS.CO.

Lebih lanjut disampaikannya, CarniforArt digelar sejak jumat (11/12) sebanyak sebanyak 24 grup yang mengikuti perlombaan K-POP dance, 10  grup pada lomba musik akustik, 8 peserta fotografi, dan untuk peserta face art painting (seni lukis wajah) menurutnya, masih diluar target, yakni baru diikuti 4 peserta. Dan dinilai langsung oleh dewan juri yang kompeten dibidangnya.

“Alhamdulilah acaranya pecah dan seru, diluar ekspektasi kami ternyata banyak yang menantikan acara kami tahun ke 4 kami ini. Semoga acara ini mampu melahirkan generasi seni yang mampu membanggakan kota Palembang, Sumatera Selatan,” Imbuhnya optimis.

Kendati sempat diisyaratkan tahun ini acara tersebut ditunda dampak COVID-19. Kini saat masa kenormalan baru para K-POPers kembali pasang aksi. Lengkap menggunakan aksesoris blink-blink dan pakaian kaya warna mereka menari mengikuti irama bit cepat musisi Korea.

Sontak teriakan penonton menggema dengan histeris. Saat Slimegirl (grup tari K-POP) naik keatas panggung. Mereka diberikan waktu selama 15 menit, selama itu wajib kompak dalam memperagakan gerakan tari energik mereka. Kepaduan gerakan dan musik menjadi penilaian serius dari dewan juri.

Disampaikan Manager Elstarcrew, Tama, mengatakan timnya berjumlah delapan orang yang diisi dari kalangan Mahasiswa, Pelajar, dan Karyawan Swasta. Grup nya tidak pernah apsen mengikuti perlombaan K-Pop Dance di CarniforArt. “tahun kemarin di event ini kami berhasil mendapatkan juara kedua se kota Palembang. Sekarang kami berusaha memberikang pertunjukkan yang terbaik,” cetusnya.

Lebih lanjut, K-POP seni kontemporer yang keberadaanya tergolong masih jarang diketahui masyarakat. Menurut pria berambut pirang ini, masyarakat perlu tau kalau K-POP dance merupakan seni tari yang menyimpan banyak semangat positif dan etika profesionalisme.

“syukurnya, peminatnya sudah banyak bukan cuma Palembang tapi juga di beberapa daereh Sumsel lainnya. Itu membuktikan bagi yang masih menganggap kalau kita ini alay. Itu kurang tepat tidak masalahlah ini adalah lifestyle kami. Semoga kami dapat berprestrasi ditingkat nasional,” tutupnya. <span;>(bim)

Adapun yang keluar menjadi juara pada Carniforart 2020 Imafeks Unsri 2020 antaralain;

K-Pop Dance :

1. Elstar
2. Slamgirl
3. Black Army

Musik Akustik :

1. Bursa Band
2. Khaterine
3. Senja Band

Fotografi :

1. Brian Hadi
2. Tahara Larisa Lubis
3. Meta Sepnana

Face Art Painting :

1. Niken Novica
2. Nadya Friscilla
3. Ni Made Dewi

Komentar

Berita Lainnya