oleh

Kondisi Bayi Yang Lahir Saat Ibunya di Bunuh

BENGKULU – Bayi laki-laki yang berusia dua hari mempunyai berat 3,9 kilogram dan panjang 47 sentimeter, merupakan bayi dari Erni (30) korban pembunuhan (21/2) dalam keadaan sehat. Bayi tersebut dirawat intensif di rumah sakit Bhayangkara Bengkulu.

“Kondisi bayi di dalam kandungan sebelum terjadi pembunuhan sudah memasuki usia 36 minggu, kalaupun mau dilahirkan itu sudah boleh” Jelas Sri Hastuti Kepala Instalasi Rawat Inap RS Bhayangkara Bengkulu, Jumat (22/2).

Bayi laki-laki yang belum diberi nama dari pasangan Romi Sepriawan (31) dan Erni (30) ditangani oleh dokter Spesialis anak RS Bhayangkara Bengkulu. Untuk pernapasan bayi tersebut dalam keadaan baik dan tidak menggunakan oksigen.

“Secara umum kesehatan bayi tersebut baik, sudah bisa dibawa pulang oleh keluarga jika dilihat dari kesehatannya. Namun, karena masih ada kasus hukumnya, kami masih menunggu dulu perkembangan kasus hukumnya,” tambah Sri.

Sebelumnya, Pembunuhan sadis yang dilakukan Romi Sepriawan (31) warga Jalan Irian, RT 4 Kelurahan Tanjung Jaya Kecamatan Sungai Serut terhadap isterinya Erni Susanti (30) diduga dilatar belakangi masalah keluarga, mereka sering cekcok mulut. Puncaknya pada Kamis (21/2) siang, hanya karena tidak diperbolehkan meminjam handphone korban, pelaku tega menghabisi nyawa Erni menggunakan sebilah parang.

Setelah membunuh isterinya, suami yang diduga kalap ini dengan pisau dia juga merobek perut isterinya yang sedang hamil . Selanjutnya mengeluarkan bayinya dan meletakkannya di dekat korban. Setelah itu pelaku kabur dan tak lama kemudian warga sekitar mengetahuinya.(*)

 

Komentar

Berita Lainnya