oleh

Kondisi Udara Palembang, Kategori Berbahaya

Palembang-Warga wajib gunakan masker,saat beraktifitas luar ruangan,karena kondisi udara Palembang menunjukkan angka tidak sehat, akibat kepungan kabut asap terdampak karhutla di sejumlah wilayah di Sumatera Selatan, Rabu, (23/10).

Data Dinas Lingkungan Hidup Kota Palembang, diperoleh data rata-rata konsentrasi PM10 sampai pukul 07.30 WIB = 620, mikrogram/NM3.  Saat ini, terjadi peningkatan konsentrasi PM10 melebihi baku mutu pada 22/10/2019 pukul 16.30 s.d. 07.30 WIB pada 23/10/19. Data Index Standar Pencemaran Udara dihitung per 24 jam pada pukul 15:00 WIB.

Sejumlah siswa tidak menggunakan masker,berangkat sekolah melintasi jalan Merdeka Palembang, saat kabut asap. Foto: M Hatta/sumeks.co

Air Quality Monitoring Sistem (AQMS) atau sistem pemantau kualitas udara adalah sistem untuk mengetahui tingkat pencemaran udara, menurut data yang kami pantau, berdasarkan KEP-107/KABAPEDAL/11/1997, 620 mikrogram/MN3 sudah termasuk dalam kategori berbahaya, ungkap Kadin DLH Kota Palembang, Drs. H Alex Ferdinandus, M.Si. (att)

Komentar

Berita Lainnya