oleh

Konflik Antar Desa di Kerinci, Kapolda dan Danrem 042/Gapu Takziah Ke Rumah Duka

SUMEKS.CO- Kerinci – Kisruh antar desa di Kerinci berujung pada korban jiwa. Ini pun menjadi perhatian pimpinan TNI – Polri Jambi untuk mendinginkan situasi yang terjadi.

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi mengungkapkan turut berbela sungkawa atas korban meninggal kisruh antar desa.  “Kami turut berbela sungkawa atas korban kisruh antar desa di Kerinci,” ungkapnya Selasa (27/10).

Kapolda dan DanremDanrem 042/Gapu Brigjen TNI M Zulkifli menuju rumah duka Awarah yang menjadi korban kisruh antar desa tersebut, serta mengantar almarhum ke pemakaman.

Kabid Humas juga menjelaskan bahwa saat ini situasi dikerinci sudah kondusif  “Personel TNI-Polri berjaga antara kedua desa dan situasi sudah kondusif,” tutupnya.

 Kapolda Jambi, Irjen Polisi Firman Shantyabudi saat tiba di rumah duka merespon langsung, kisruh antara warga Desa Semerap dan Desa Muak, agar situasi menjadi dingin.

Firman berharap, warga dua desa bisa lebih menahan diri, dan mempercayakan kepada aparat untuk menyelesaikan masalah ini secara hukum.

“Kita semua bersaudara, jangan sampai ada perselisihan dan jadikan Kerinci negeri yang aman dan damai,” pesannya.

Diketahui, Dua Desa di Kerinci, sejak Minggu (25/10/2020) hingga Senin (26/10/2020) siang  terjadi bentrok, diduga diakibatkan persoalan tanah perladangan.

Dua Desa yang dikabarkan  bentrok tersebut yakni Desa Semerap, Kecamatan Keliling Danau dengan Desa Muak, Kecamatan Bukit Kerman, Kabupaten Kerinci.

Informasi yang berhasil dihimpun, bahkan saat ini Puluhan warga Desa Semerap dengan membawa senjata tajam berupa Tombak dan Parang, sudah berada di perbatasan di Desa Muak. Begitu juga warga Desa Muak, sudah melakukan pemblokiran jalan dengan menebang kayu besar yang melintang ditengah-tengah jalan.(rib/jambiindependent)

 

 

 

Komentar

Berita Lainnya