oleh

Konggres Umat Islam, MUI Wajibkan Pegawai Novotel Bangka Berhijab

SUMEKS.CO-Bangka Belitung rencananya akan menjadi tuan rumah bagi para ulama se-Indonesia dalam Kongres Umat Islam Indonesia (KUII)  VII akhir bulan ini. Venue acara rencananya di Hotel Novotel .

Makanya Direktur LPPOM MUI Babel, Nardi Pratomo yang juga sebagai bendahara kegiatan meminta pihak hotel mewajibkan pegawai untuk berhijab.. ”Akan hadir 1000-an peserta dari Indonesia dan 50-an peserta dari luar negeri. Kegiatan lima tahun sekali ini rencananya dibuka oleh Presiden RI, Joko Widodo dan ditutup oleh Wakil Presiden RI, H Ma’ruf Amin pada 26 hingga 29 Februari,” jelasnya

Akan hadir juga ulama se-Indonesia, rektor, kesultanan seluruh Indonesia, pimpinan MUI dan lembaga ekonomi Islam. Juga peserta luar negeri dari Afrika, Asia Tenggara, Timur Tengah.

Pihaknya meminta pihak Novotel untuk mewajibkan pegawai berhijab pada acara itu. Mengingat tamu yang hadir yakni para ulama dari seluruh Indonesia dan luar negeri, serta mengharuskan restoran Novotel wajib bersertifikat halal.

“Kongres ini kita mengharuskan restoran di Novotel wajib sertifikat halal. LPPOM MUI ajak mereka bersertifikat halal, kalau mereka siap kita ambil tempat di situ kalau mereka belum siap kita akan cari tempat lain. Kita juga minta pegawai Novotel harus berjilbab pada acara itu,” ungkapnya.

Berkaitan acara ini juga diminta beberapa tempat kuliner ternama untuk bersertifikat halal atau perpanjangan. Agar tamu yang hadir lebih nyaman menyantap kuliner dan Babel bisa dijadikan destinasi wisata halal. Dia berharap kerja sama dari seluruh pihak agar sukses terselenggara kongres tersebut.

“Karena Babel akan didatangi ulama se-Indonesia dan luar negeri. Gubernur juga mendukung penuh untuk sukseskan acara ini,”imbuhnya.

Menurut Nardi apresiasi dari MUI Pusat ini harus ditunjukkan dengan suksesnya acara. Mengingat banyak Provinsi yang mengajukan sebagai tuan rumah namun Babel yang lebih dipercaya. Dalam kongres ini akan dibahas strategi perjuangan umat Islam Indonesia untuk wujudkan NKRI yang maju adil dan beradab.

“Sebelumnya kongres di Yogyakarta, tahun ini kita dipercaya dan bagaimana menjadikan Babel destinasi halal kelas dunia. Untuk itu, kita tekankan juga kepada kuliner di Pangkalpinang bersertifikat halal yang sudah habis harus perpanjangan,” urainya.

Untuk menjadikan Babel tuan rumah, Gubernur Babel, Erzaldi sudah berkali-kali mendatangi MUI Pusat untuk melobi. Bahkan Gubernur nyatakan kesiapan saat bertemu Wapres RI, Ma’ruf Amin.

Dipilihnya Babel tuan rumah juga karena pada tahun 2017 mendapat anugerah Provinsi pengembangan Halal terbaik se-Indonesia. Kemudian, hasil Monev juga MUI Babel yang terperosok di rangking 31, meloncat ke rangking 10 pada tahun 2019.

“Pak Gubernur yang dukung kegiatan keumatan datangi Kantor MUI Pusat berkali-kali dan menemui Wapres dan nyatakan kesiapannya. Sehingga kita terpilih sebagai tuan rumah meski beberapa Provinsi menyatakan siap dan ingin menjadi tuan rumah,” tukasnya. (tob/babelpos)

Komentar

Berita Lainnya