oleh

Korban Berharap Para Pelaku Dihukum Berat

-Hukum-437 views
PALEMBANG-Masih ingat kasus pemalakan, pengeroyokan, dan penyiraman air keras (cuka para) oleh tiga pelaku terhadap korban M Rivai (25) pada Selasa (1/1) lalu ?  Satu pelaku kembali ditangkap tim Jatanras Polda Sumsel. Pelaku bernama Ilham. Sebelumnya, satu pelaku bernama Medi, juga sudah ditangkap.

“Satu pelaku lagi bernama Mat Brek masih dalam pengejaran. Dia otak pelaku penyiraman cuka para terhadap korban,”ujar Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Slamet Widodo, hari ini  (8/2).

 Korban sendiri saat ini masih menjalani perawatan.  Luka bakar akibat siraman cuka para,  merusak bagian wajah dan sekujur tubuhnya. Bahkan, salah satu mata korban, menjadi kabur penglihatannya.

“Sekarang kondisi kakak saya masih sakit. Namun sudah berangsur pulih, “ujar Amin, adik korban.

 Kejadiaan yang menimpa korban, lanjutnya. Berawal saat korban didatangi ketiga pelaku yang meminta uang kepada korban sebesar Rp 500.000. Namun, ditolak korban

Dua hari kemudian, ketiga pelaku kembali mendatangi korban dan terjadilah cek-cok. Yang berakibat penyiraman air keras tersebut. Lokasi penyiraman terjadi tepat di depan Indomaret,  jalan Siaran, Kec. Sako.

Usai penyiraman, korban dilarikan ke rumah sakit. Keluarga korban lalu melaporkan kejadian ke Posek Sako, dengan nomor laporan: STPL/702-B/XII/2018/Sumsel/Resta/Sek Sako dengan perkara penganiayaan pasal 351 KUHP.

“Kami berharap semua pelaku ditangkap dan dihukum seberat-beratnya,”pungkasnya. (vis)

Komentar

Berita Lainnya