oleh

Korban Dibekap ke Tanah Hingga Tewas

-Hukum-431 views
MUARA ENIM – Polres Muara Enim, berhasil menangkap Upuzan alias Sirun bin Basarudin (33) sebagai tersangka pembunuhan korban  Fatmi Rohanayanti (20). Pelaku sendiri merupakan residivis kasus pembunuhan l, curas dan pemerkosaam tahun 2007.

Setelah melakukan pemeriksaan para saksi, Polres Muara Enim memeriksa tersangka yang mengakui perbuatannya. Penangkapan tersanga dilakukan pada Jumat (1/2) sekitar pukul 16.30 WIB.

Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Gelumbang AKP Indrowono mengatakan. Pembunuhan korban berawal dari pelaku yang mencegat korban yang pulang usai mengantar ibunya menggunakan sepeda motor Honda Beat hijau. “Namun korban melawan. Sehingga tersangka melakukan penganiayaan terhadap korban. Dan ditarik ke semak semak,” ujarnya.

Tersangka menganiaya korban hingga tak sadarkan diri. Dan membekap mulut korban dengan jilbab dan mengikat tangan korban dengan menggunakan baju. “Lalu menelanjangi korban dan melakukan pemerkosaan,” bebermya.

Namun, karena korban masih hidup. Akhirnya korban dibunuh dengan cara membalik tubuh korban kearah tanah. Dan dibekap hingga kehabisan nafas. “Setelah memastikan korban meninggal dunia, tersangka mengambil motor korban. Dan menyembunyikannya dengan maksud untuk dimiliki,” ungkapnya.

Lanjutnya, pelaku merupakan residivis kasus pemerkosaan, curas dan pembunuhan pada 2007 lalu. Dan sudah di vonis 20 tahun penjara yang dipenjara di Nusakambangan. “Kami juga sudah menemukan barang bukti motor korban Honda Beat warna hijau putih. Serta motor tersanga berwarna hitam. Dan beberapa barang yang ditemukan di sekitar TKP,” bebernya.

Saat ini, lanjutnya tersangka sudah diamankan di Polsek Gunung Megang dan diproses lebih lanjut secara hukum. “Saat ini perbuatan tersangka dikenakan dengan pasal 365 ayat 3 KUHP,” tukasnya.

Seperti diketahui. Warga Desa Suban baru Kecamatan Kelekar Kabupaten Muara Enim dikejutkan dengan penemuan mayat perempuan di kebun, Kamis (31/1). Mayat yang ditemukan telanjang tersebut bernama Fatmi Rohanayanti (20), mahasiswi semester III UIN Raden Fatah Palembang. Korban yang diketahui merupakan warga dusun VI Desa Menanti, Kecamatan Gelumbang tersebut ditemukan sekitar pukul 15.00 WIB.

Informasi dihimpun, Fatmi pertama kali ditemukan olah petani setempat bernama Khairul (43). Dalam kondisi mengenaskan dan tanpa sehelai busana. Diduga Fatmi menjadi korban perampokan dan pemerkosaan yang dilakukan pelaku. Selain itu, leher korban juga diikat pelaku menggunakan pakaian. Kepala korban pun juga mengalami luka diduga akibat hantaman benda tumpul.

Diketahui, Sebelum ditemukan tewas, korban sempat mengantarkan Ibunya pergi ke kebun karet. Yang berada di Desa Suban Baru, Kecamatan Kelekar, Muara Enim Kamis (31/1) sekitar pukul 09.00 wib pagi. Korban mengantar ibunya tersebut menggunakan sepeda motor Honda Beat warna putih hijau BG 3745 KAE.Setelah sekitar pukul 12 siang, korban pun pamit ke ibunya dan bermaksud hendak pulang kerumah. Namun setelah sang Ibu pulang ke rumah, ternyata korban belum juga pulang. Sehingga keluarga korban pun melaporkan kejadian itu ke warga desa untuk mencari keberadaan korban.

Sekitar pukul 15.00 wib, salah seorang petani bernama Khairul menemukan korban telah tewas. Dalam kondisi mengenaskan dan tanpa busana. Mengetahui kejadian itu, warga setempat pun langsung heboh. Dan segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Gelumbang. (Way)

Komentar

Berita Lainnya