oleh

Kota Bengkulu Mulai Lakukan Vaksinasi, 5 Pejabat Batal Vaksin

BENGKULU – Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Bengkulu mulai melakukan penyuntikan vaksin Covid-19 (Sinovac) bagi pejabat serta Forkopimda Kota Bengkulu di Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu, Jumat (15/1) pagi.

Dalam agenda vaksinasi yang telah dijadwalkan tersebut Walikota Bengkulu, Helmi Hasan beserta Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi gagal dilakukan vaksin Covid-19. Selain dua pejabat utama Pemerintah Kota tersebut, 3 pimpinan Forkopimda Kota Bengkulu juga batal dilakukan vaksin Covid-19.

Para pejabat Forkopimda tersebut tidak dapat dilakukan vaksinasi lantaran diketahui pernah terpapar Covid-19. Hal tersebut dibenarkan Dirut RSHD Kota Bengkulu, dr. Lista Cerlyviera.

“Sesuai aturan jika pernah terkonfirmasi itu tidak diperkenankan untuk dilakukan vaksinasi. Untuk hari ini (15/1) walikota, Kapolres, Dandim, dan Kajari tidak dilakukan vaksinasi. Dan untuk wakil walikota sendiri sesuai hasil screening pra pemberian vaksin diketahui memikili gejala hipertensi dan alergi,” ungkapnya.

Sementara itu, meski tidak dilakukan vaksinasi, Walikota Bengkulu Helmi Hasan sempat hadir dan datang ke lokasi penyuntikan vaksin untuk kembali dilakukan screening. Pada kesempatan tersebut ia menyampaikan bahwa Kota Bengkulu siap dan mendukung program vaksinasi dari pemerintah tersebut.

“Kita mendukung baik program vaksinasi ini, bahwa ini menunjukkan Kota Bengkulu menyambut baik vaksinasi karena kita ingin menyudahi masalah Covid-19 di Kota Bengkulu. Kita berharap dengan ini kita semua terhindar dan aman dari Covid-19,” sampainya. (tok/rakyatbengkulu.com)

Komentar

Berita Lainnya