oleh

KPK Menanti Kehadiran Jokowi

-Nasional-246 views

SUMEKS.CO-JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menggelar rangkaian acara peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2019. Acara musik bertajuk ‘Festival Suara Antikorupsi’ digelar di pelataran lobi Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (6/12).

Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, pihaknya berharap kehadiran Presiden Joko Widodo (Jokowi) di puncak peringatan Harkodia pada 9 Desember mendatang. Ia mengungkap, KPK telah mengundang Jokowi dan masih menunggu kepastian kehadirannya saat ini.

“Sebetulnya kehadiran beliau (Jokowi) pasti kami sangat harapkan,” kata Agus dalam jumpa pers di Kantor KPK.

Sejak proses pembahasan UU Nomor 19 Tahun 2019 (UU KPK versi revisi) yang saat ini telah berlaku, hubungan KPK dan Jokowi sempat mengalami pasang surut. KPK menilai, revisi UU KPK memiliki sedikitnya 26 poin yang dinilai melemahkan lembaga antirasuah.

Tiga pimpinan KPK masing-masing Agus Rahardjo, Laode M Syarif, dan Saut Situmorang bahkan sempat bereaksi dengan menyerahkan mandat kepemimpinan kepada Jokowi. Hal ini lantaran KPK selaku pelaksana UU tidak pernah dilibatkan sejak penyusunan hingga UU disahkan.

Kendati demikian, Agus Rahardjo berharap Jokowi hadir tanpa keterkaitan dengan berlakunya UU KPK yang baru. Ia menambahkan, pihaknya juga berharap Jokowi hadir untuk mendengarkan laporan perkembangan aplikasi JAGA.

Aplikasi tersebut sebelumnya diluncuekan oleh Jokowi dan KPK pada 2016. Fungsinya untuk memantau pelayanan publik.

Lebih lanjut dikatakan Agus, fitur yang disediakan JAGA saat ini telah berkembang. Tak hanya memantau pelayanan publik terkait kesehatan dan pendidikan, tapi juga perizinan, dana desa, hingga anggaran daerah.

“Itu sekarang sudah berkembang. Jadi harapan kita ke depan platform itu menjadi pusat dari informasi layanan publik. Jadi, kami berharap beliau bisa hadir untuk melihat perkembangannya (aplikasi JAGA),” tutup Agus.

Rangkaian peringatan Hakordia 2019 dimulai dengan digelarnya Festival Suara Antikorupsi. Dalam kegiatan ini, KPK akan mengumumkan pemenang Apresiasi Jurnalis Lawan Antikorupsi 2019.

Rangakaian peringatan pada Minggu (8/12) dengan menggelar workshop komunitas antikorupsi dengan tema “Sinergi dalam Pemberantasan Korupsi”. Pada hari yang sama, KPK juga menggelar Premiere dan Awarding Anticorruption Film Festival (ACFFest) 2019 dan Dongeng Kebangsaan Antikorupsi di Ciputra Artpreneur Theater.

“Puncak peringatan Hakordia akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember pukul 09.00-12.00 WIB di Gedung Penunjang KPK. Hadir dalam kegiatan sebagai undangan adalah Pimpinan kementerian/lembaga, kepala pemerintahan daerah, komunitas dan pemangku kepentingan lainnya yang selama ini telah berkontribusi dalam upaya pemberantasan korupsi baik secara mandiri maupun bekerja sama dengan KPK,” kata Sekjen KPK Cahya Hardianto Harefa.

Kegiatan dilanjutkan dengan Festival Digital Media Pemerintah yang merupakan forum bagi praktisi humas lembaga dan pemerintah untuk berbagi tentang praktik-praktik terbaik dalam pengelolaan media sosial dan transparansi layanan publik.

Secara paralel, di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi, KPK juga menyelenggarakan kegiatan Refleksi Tahunan Jaga. Kegiatan berbentuk diskusi ini membahas mengenai progres dan evaluasi JAGA bersama para champion Jaga dan pakar pelayanan publik.

Selain itu, pada hari yang sama, KPK bersama KPKNL akan melelang eksekusi baran rampasan sebanyak 22 item di KPKNL Jakarta III.

Pada Selasa (10/12), rangkaian Hakordia dilanjutkan dengan sejumlah workshop bagi stakeholder antikorupsi yang melibatkan media massa, CSO, kampus, akademisi, penyuluh antikorupsi, kepala daerah dan mitra pembangunan di dua lokasi, yaitu di Gedung Merah Putih dan Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK.

Tak hanya itu, dalam upaya penguatan partai politik, KPK bersama Kemdagri, Bappenas dan LIPI akan menyelenggarakan diskusi terfokus tentang kajian KPK terkait Sistem Integritas Partai Politik (SIPP) dan skema pendanaan parpol pada Rabu (11/12) di Gedung KPK.

Secara bersamaan, bertempat di Hotel Pullman Jakarta, KPK menyelenggarakan kegiatan High Level Seminar dengan tema “Komitmen Antikorupsi untuk Investasi yang Lebih Baik” yang membahas upaya dan reformasi antikorupsi untuk mengundang investor yang bertanggung jawab.

Selain itu, pada hari yang sama, bertempat di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi berlangsung kegiatan Temu Aksi Nasional Penyuluh Antikorupsi. Kegiatan selama tiga hari hingga 13 Desember ini bertujuan untuk berbagi pengalaman, penguatan kompetensi penyuluh, serta menyusun panduan dan rencana aksi penyuluh antikorupsi.

Rangkaian peringatan Hakordia tahun ini diakhiri dengan Temu Konsolidasi Komite Advokasi Daerah (KAD) se-Indonesia. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka terus mendorong praktik bisnis yang bersih dan berintegritas di sektor swasta dengan membangun iklim berusaha yang sehat, kompetitif dan beretika.

“Pencegahan korupsi merupakan upaya kolektif yang tidak dapat dilakukan KPK sendirian. Partisipasi dan pelibatan masyarakat adalah hal yang mutlak. Pun demikian masyarakat memiliki hak untuk mengetahui progress dan capaian upaya-upaya pencegahan yang telah dilakukan bersama,” kata Cahya Harefa.

(riz/gw/fin)

Komentar

Berita Lainnya