oleh

KPU PALI Kembali Bongkar Kotak Suara

PALI – Menjelang sidang kedua sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK), maka Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali membongkar 68 kotak suara untuk mengambil dokumen C hasil plano dan C pemberitahuan di gudang logistik KPU, kemarin (27/1).

Ketua KPU PALI, Sunario SE mengatakan, saat pengambilan dua dokumen itu disaksikan Bawaslu PALI, Kepolisian dan ada dari tim pemenangan Pasangan Calon (Paslon).

“Sesuai arahan KPU RI dan panitera, kita harus melengkapi dokumen untuk menghadapi sidang sengketa pilkada PALI di MK,” katanya.

Nantinya, berkas tersebut lalu di fotokopi ke Palembang dengan pengawalan Kepolisian dan Bawaslu, karena di Kabupaten PALI belum ada fotokopi dengan ukuran besar seperti itu.

“Untuk dokumen asli akan dimasukan kembali ke kotak suara lalu disegel lagi. Sementara fotokopinya akan dipergunakan dipersidangan nanti,” jelasnya.

Sementara, Komisioner Bawaslu PALI divisi Pengawasan, Iwan Dedi mengatakan, jika pihaknya tetap melakukan pengawasan. Lebih lanjut dibeberkannya, pihaknya memantau dan mengawasi setiap kegiatan atau tahapan Pilkada, termasuk saat pembukaan kotak suara untuk kepentingan kelengkapan dokumen sebagai bahan jawaban atas tuntutan pemohon di MK.

“Kami juga selaku pihak terkait sudah menyiapkan bahan dalam hal pengawasan yang real di lapangan saat proses tahapan Pilkada berjalan,” terangnya.

Ditempat sama, Ketua Tim Pemenangan Paslon nomor urut 01, Devi Harianto SH MH- H Darmadi Suhaimi SH (DHDS), Beni Setiawan berharap apa yang dilakukan penyelenggara Pilkada mengedepankan keterbukaan.

“Seperti ini yang kami harapkan, terbuka dan transparan sesuai dengan aturan yang berlaku. Kami juga berharap proses persidangan di MK bisa berjalan lancar,” pungkasnya. (ebi)

Komentar

Berita Lainnya