oleh

Kualitas Udara Muara Enim Diukur

-Sumsel-169 views

SUMEKS.CO, MUARA ENIM – Musim kemarau yang disertai terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) membuat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Muara Enim mengukur kualitas udara di Bumi Serasan Sekundang tersebut.

Itu dilakukan untuk mengetahui, apakah kualitas udara tersebut masih dalam kondisi normal atau sudah tergolong beresiko. Pengukuran kualitas udara itu dilakukan dengan memasang alat diberi nama ambient.

Pengukuran kualitas udara itu dilakukan petugas laboratorium DLH Muara Enim, Eka di halaman kantor Pemkab Muara Enim, Senin (14/10).

“Alat ini dipasang selama 24 jam. Hasil  dari pemantauan kualitas udara ini nantinya diolah di laboratorium DLH. Dari hasil pengolahan di laboratorium itu akan kita ketahui kondisi kualitas udara kita seperti apa,” jelas Kepala Laboratorium DLH Muara Enim, Natasya melalui petugas Laboratorium, Eka.

Menurutnya, pengolahan data kualitas udara tersebut dilaboratorium berlangsung cukup cepat. “Pengolahannya sangat, datanya masuk langsung bisa diketahui,” ujarnya.

Dijelaskannya, alat pantaua udara yang dipasang dengan  50 meter. Untuk wilayah kota Muara Enim dipasang satu titik cukup di depan kantor Pemkab Muara Enim.

Sedangkan di kecamatan yang terjadi Karhutla juga dipasang alat pemantau kualitas udara. “Untuk daerah Kecamatan Sungai Rotan dan Muara Belida, tetap dipantau setelah adanya Karhutla. Pada saat belum terjadi Karhutla juga dilakukan pemantauan. (ozi)

Komentar

Berita Lainnya