oleh

Kuasa Hukum Johan Anuar: Ada Muatan Politis dari Kasus Ini

-Hukum-146 views

SUMEKS.CO – Johan Anuar yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Bupati OKU, Selasa (14/1/2020) resmi menjadi tahanan sementara Polda Sumsel setelah dia ditetapkan sebagai tersangka kasus mark-up tanah kuburan.

Kuasa hukum Johan Anuar, Titis Rachmawati SH MH mengungkapkan dari kasus yang bergulir dari tahun 2017 lalu ini ada muatan politisnya.

“Jelas ini menurut klien kami ada muatan politisnya dari kasus ini. Bergulir sejak Oktober 2017 dan hampir selama dua tahun dilakukan penyelidikan. Dan klien kami merasa sudah menjadi target,” terang Titis.

Terlebih pasca putusan pra peradilan, lanjut Titis, kliennya tidak bisa tidur setelah menjalani perawatan di RS. “Tidak bisa tidur dan jelas kesehatannya menurun drastis. Kami sudah hadirkan dan tidak mangkir seperti apa yang dikatakan penyidik. Klien kami kooperatif dan dia datang,” kata Titis.

Yang jelas, sambung Titis kliennya saat ini menjadi korban politik, terlebih menjelang Pilkada serentak yang akan digelar tahun ini Johan Anuar akan mencalonkan diri sebagai Bupati.

“Selama dua tahun ini kenapa baru sekarang diangkatnya lagi kasusnya, dan kami tetao mengikuti proses hukum. Kami tidak tahu apakah ini ada pesanan-pesanan dan ini pun kline kami menilai ada pembunuhan karakter. Dan dari awal pemeriksaan kami sudah mengajukan penagguhan penahan,” tutup Titis.

Sebelumnya, setelah 12 jam lebih diperiksa oleh tim penyidik Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumsel, Wakil Bupati OKU Johan Anuar dijebloskan ke sel tahanan sementara Polda Sumsel, Selasa (14/1/2020) malam.

Johan sendiri diperiksa sejak pukul 09.45 WIB dan baru keluar sekitar pukul 22.10 WIB. Johan terlihat keluar dari ruangan penyidik Dit Reskrimsus didampingi kuasa hukum Titis Rachmawati SH MH.(dho)

Komentar

Berita Lainnya