oleh

Kucurkan  Dana Rp 12,348 Miliar Untuk Rehab

MUARA ENIM – Dana sebesar Rp 12.248 Miliar di gelontorman untuk merehab ruang dinas bupati dan wakil bupati muara enim termasuk rumah dinas bupati. Jumlah tersebut menggunakan dana APBD tahub 2019.

Rehap rumah dinas dianggarkan sebesar Rp 9.874.420.000. Pekerjaan rehap tersebut dilaksanakan oleh PT Zamzam Jaya Kontruksi selama 197 hari kalender.

Sedangkan rehap interior ruang kerja bupati dan ruang kerja wakil bupati dianggarkan sebesar Rp 2.474.100.000. Pekerjaan rehap tersebut dilaksanakan oleh PT Kraton Sriwijaya Perkasa selama 180 hari kalender.

“Kami melihat dana yang digunakan untuk merehap rumah dinas bupati dan ruang kerja bupati serta wakil bupati sangat besar. Tentu kita bertanya tanya,  dengan anggaran yang cukup pantastis tersebut kira kira semewah dan semegah apakah rumah dinas dan ruang kerja bupati serta wakil bupati tersebut,” tegas pengurus harian DPD Partai Golkar Muara Enim, Ahmad Solihin.

Karena, lanjutnya, anggaran rehap tersebut dinilai sudah melebihi kewajaran. Apalagi ruang kerja bupati dan ruang kerja wakil bupati yang ada, baru sekitar 3 tahun direhap total. Tentunya ruangan itu masih sangat layak untuk ditempati.

Begitu juga rumah dinas bupati, lanjutnya, masih sangat layak untuk ditemati. “Kami menilai, alokasi anggaran yang digelontorkan untuk merehap rumah dinas dan ruang kerja bupati serta ruang kerja wakil bupati bertetangan dengan visi misi Merakyat yang digaungkan selama ini,” tegasnya.l

“Pertanyaannya, apakah rehap rumah dinas dan ruang kerja bupati serta ruang kerja kerja wakil bupati tersebut, atas dasar permintaan bupati dan wakil bupati, atau hanya inisiatif OPD saja?. Ini yang belum kita ketahui,” tegasnya.

Menurutnya, saat ini masih banyak yang lebih urgens dianggarkan untuk kepentingan umum. Seperti penataan pasar pagi eks gedung SMKN 1 Muara Enim yang saat ini ditempati para pedagang. Karena para pedagang dipaksa masuk berjualan di dalam gedung eks SMKN 1 tersebut tanpa penataan dan fasiliras yang refresentatif. Sedangkan penataan pasar merupakan salah satu penilaian pokok piala adipura.

Kepala Bappeda Muara Enim, H Ramlan Suryadi, yang merangkap sebagai PLT Kepala Dinas PU PR, ketika dikonfirmasi mengatakan, rehap ruangan kerja bupati dan wakil bupati agar supaya lebih refresentatif.“Intinya membuat kondisi ruangan lebih refresentatif,” jelas Ramlan.

Karena lanjutnya, pada ruangan kerja bupati tersebut nantinya akan dilengkapi dengan ruangan “komen centre”. Ruangan tersebut nantinya digunakan bupati bisa melakukan monitoring terhadap pelaksanaan pemerintahan sampai kepada ke kecamatan melalui CCTV.

“Nanti bupati bisa memonitor apa saja kegiatan yang dilakukan seluruh camat maupun OPD dikantornya masing masing dari ruangan tersebut,” tegasnya.

Terkait rehap rumah dinas bupati, lanjutnya, bahwa rumah dinas yang ada selama ini sudah saatnya untuk direhap. Karena kondisinya atapnya sudah mulai banyak bocor. “Rumah dinas bupati berbeda dengan Balai Agung Serasan. Yang kita rehap rumah dinas berada di bagian belakang balai agung tersebut,” jelasnya. (Way)

 

Komentar

Berita Lainnya