oleh

Kunjungan Wisatawan ke Rimau Ditutup

PAGARALAM – Mang Sis masih terlihat sedikit gundah pasca adanya korban diterkam harimau di kawasan Tugu Rimau belum lama ini. Pria paruh baya tersebut merupakan pengelola sekaligus penjaga area objek wisatawan dengan ikon tulisan Pagaralam di ketinggan 1.800 mdpl.

“Setiap malam kita patroli di kawasan Tugu Rimau yang berbatasan dengan hutan lindung ini. Oleh karenanya, mulai Jumat (22/11), kunjungan wisatawan ke Tugu Rimau kita tutup untuk sementara waktu, hingga batas waktu yang belum ditentukan,” ujarnya.

Bagi wisatawan yang ingin camping lanjutnya, sudah jelas dilarang keras. Karena, kondisinya saat ini belum kondusif. “Kita juga belum tahu pasti keberadaan hewan tersebut (Harimau, red) sudah jauh dari wilayah objek wisata Tugu Rimau atau tidak,” katanya.

Jika tidak diserukan demikian katanya, dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tak diinginkan.  Dirinya tak menampik, jika musim libur akhir pekan, tiap malam dipastikan ada wisatawan yang menginap di Rimau dengan cara mendirikan tenda untuk bermalam.

“Kalau malam Minggu, dipastikan ada yang bermalam dengan mendirikan tenda. Bahkan hingga lebih dari tiga tenda. Untuk sementara ini, tidak kita perbolehkan mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan,” tegasnya.

Ditambahkan Kepala Dinas Pariwisata, Burlian melalui Kabid Sumber Daya Pariwisata, Wiro Disyanli, didampingi Kabid Destinasi, Sudrajat juga menyerukan kepada wisatawan untuk mematuhi imbauan terkait kunjungan wisatawan khususnya di Tugu Rimau. “Apalagi mereka yang bermalam dengan mendirikan tenda untuk tidak melakukanya hingga batas waktu tertentu,” pungkasnya.

Kapolres : Wisatawan Taati Aturan

Upaya yang dilakukan pengelola objek wisata untuk menutup sementara, sepertinya diapresiasi Kapolres Pagaralam, AKBP Dolly Gumara SIK MH. Terlebih seruan tegas untuk tidak memperbolehkan camping ground di area Tugu Rimau.

“Saya berpesan kepada wisatawan di Tugu Rimau untuk sementara waktu untuk tidak menginap. Kita lihat dulu situasi dan kondisi, apakah dalam keadaan aman atau tidak terkait adanya penampakan harimau di kawasan ini,” ujar dia.

Untuk memastikan kondisinya di lapangan, Kapolres bersama perwakilan Dinas Pariwisata Kota Pagaralam melakukan kunjungan ke objek wisata. Terpantu, kondisinya saat ini masih terlihat sepi pasca insiden serangan harimau.

Pada kesempatan tersebut, dia juga menyerukan kepada para penunjung atau wisatawan agar mentaati aturan tertulis dan tidak tertulis demi menjaga keamanan diri selama kepariwisataan. “Dalam berkunjung ke Rimau, agar berkoordinasi dengan melaporkan diri dengan pihak pengelola Tugu Rimau,” imbaunya. (ald)

Komentar

Berita Lainnya