oleh

Kuota 224 Pelaku Usaha Mikro, Proses Rekomendasi Izin PIRT

BATURAJA – Kabar baik bagi para pelaku usaha mikro rumah tangga khususnya yang membuka usaha kuliner makanan kemasan ? Pasalnya, pada tahun ini Dinas Kesehatan (Dinkes) sudah menganggarkan kembali untuk usaha mikro yang ingin mendapatkan rekomendasi izin pangan industri rumah tangga (PIRT).

Kasi Kefarmasian Dinkes OKU Apt Ineta Satmawati SSi mengatakan, tahun ini ada kesempatan bagi pelaku usaha mikro rumah tangga untuk mendapatkan izin rekomendasi PIRT. Izin PIRT dikeluarkan kantor perizinan terpadu satu pintu. Dinkes OKU sebatas mengeluarkan rekomendasi.

“Tahun ini sudah ada dianggarkan kembali,” ujarnya. Sedangkan pada 2020 sebutnya, karena kondisi covid dan pemangkasan anggaran sehingga tidak ada dianggarkan untuk pelaksanaan kegiatan untuk proses tersebut. Disebutnya, tahun ini ada porsi sebanyak 224 orang pelaku usaha mikro.

Sedangkan yang sudah mendaftar untuk mendapatkan rekomendasi PIRT saat ini, lanjutnya, sudah ada sebanyak 56 pelaku usaha. Jumlah kuota 224 pelaku usaha menurutnya, untuk pengganti kekosongan proses rekomendasi PIRT selama 2020.

Ditegaskan Ineta, dalam proses untuk mendapatkan rekomendasi PIRT, pelaku usaha gratis alias tidak perlu membayar. “Silahkan untuk mendaftar dan mengikuti prosesnya,” ujarnya. Sebelum dapat rekomendasi PIRT, menurut Ineta, pelaku usaha mikro pangan rumah tangga mendaftar untuk mengikuti penyuluhan keamanan pangan (PKP).

Dalam kegiatan ini juga ada yang namanya pre test. Setelah itu ada yang namanya pos test. Jika lolos tes dan mendapatkan nilai poin 60 bisa mendapatkan sertifikat PKP. Dilanjutkan tim dari kefarmasian Dinkes OKU akan turun ke lapangan untuk mengecek ke lapangan layak atau tidak untuk mendapatkan rekomendasi. Ini melihat bagaimana kondisi sekitar lokasi usaha rumah tangga.

Seperti masalah kebersihan tempat pengolahan makanan, jauh dari limbah unggas, dan juga masalah pembuangan limbah yang mengalir. Setelah proses lapangan layak, baru bisa dikeluarkan rekomendasi untuk mendapatkan PIRT. Yang jelas BPOM sudah mensyaratkan seluruh produk pangan rumah tangga yang masuk warung sudah harus mendapatkan izin PIRT. (bis)

 

Komentar

Berita Lainnya