oleh

Kurmin: Bangun Pitstop Table Tennis untuk Merah Putih

JANJI Ketua Umum Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sumsel Kurmin Halim SH untuk membangun GOR Tenis Meja atau Pitstop Table Tennis Center, ditepati. Peletakan batu pertama GOR Tenis Meja standar nasional yang terletak di Jl Purwosari 6, kawasan Celentang itu dilakukan, Sabtu (12/10) pukul 11.30 WIB.

Pose bersama
Pose bersama Kurmin Halim dengan pejabat yang hadir. foto: dendi romi sumeks.co

Beberapa pejabat pemerintahan dan swasta hadir dalam acara tersebut. Seperti Sekda Pemprov Sumsel H Nasrun Umar, GM PT Pelindo Palembang Agus Edi Santoso, Ketua Pengprov PTMSI Sumsel M Aliandra Gantada, Kepala Cabang Bank Panin Palembang Yanto Wijaya, mantan Cawagub Sumsel Yudha Pratomo Mahyudin, dan pejabat lainnya.

Kurmin Halim
Kurmin Halim menyampaikan sambutan. foto: dendi romi sumeks.co
Dalam sambutannya Kurmin Halim mengatakan bahwa pembangunan Pitstop Table Tennis Center dilakukan semata-mata untuk memajukan olahraga tenis meja Sumsel khususnya dan Indonesia umumnya. Sumsel melahirkan petenis meja nasional dan internasional. Ada Husein peraih emas SEA Games 2005 Filipina, Gilang Maulana, dan Bima Abdi Negara.

“Mereka itu semuanya berlatih di Palembang sebelum hijrah ke Kediri. Saat di Palembang, latihannya di tempat biasa tetapi bisa menjadi atlet nasional dan internasional. Saya inginnya Pitstop Table Tennis Center ini melahirkan Husein dan Gilang Bima lainnya,” kata Kurmin.

Undangan
Undangan dan penghobi tenis meja yang hadir. foto: dendi romi sumeks.co

Dikatakannya, Pitstop Table Tennis Center yang dibangun, tidak untuk mencari profit. Semata-mata sebagai tempat pemusatan latihan dan berlatih tenis meja atau tempat turnamen. Kalau mau mencari profit, tidak dibangunkan GOR. Cukup diagunkan atau dijual. uang miliaran sudah diraih.

“Silahkan teman-teman penghobi tenis meja yang mau latihan tetapi tidak punya tempat, datang ke sini,” ujarnya.

Pose bersama
Pose bersama atlet dan penghobi tenis meja dengan Kurmin Halim. foto: istimewa

Pitstop Table Tennis Center, jelas Kurmin, dibangun di atas lahan seluas 3.300 meter dengan luas bangunan 1.200 meter persegi yang dapat menampung 10 meja, kamar ganti, tribun, cafe dan resto, serta karpet standar internasional. Atlet nantinya bisa nyaman dengan lantai karpet. Jika terjatuh, kaki tidak terluka,” tukasnya.

Masih kata Kurmin, kendati dirinya tidak lagi menjabat Ketua Umum Pengprov PTMSI Sumsel, namun dia tetap berbakti pada dunia olahraga. Darah yang mengalir di tubuhnya merah putih.

“Saya bangun Pitstop Table Tennis Center semata-mata demi merah putih,” pungkasnya.

Sementara itu Sekda Pemprov Sumsel H Nasrun Umar menyambut baik pembangunan Pitstop Table Tennis Center yang dilakukan Ketua PSMTI Sumsel Kurmin Halim. “Kalau ada 10 saja pengusaha seperti adinda Kurmin, maju olahraga Sumsel,” tukasnya. (adv)

Komentar

Berita Lainnya