oleh

Kuryana Sempat Diisolasi

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Gubernur Sumsel H Herman Deru memimpin upacara penghormatan pelepasan jenazah almarhum, Bupati OKU Drs H Kuryana Aziz yang meninggal dunia di RSK Charitas, Palembang, Senin (8/3) pagi pukul 08.10 WIB.

Dia didampingi Wali Kota Palembang H Harnojoyo beserta rombongan OPD tiba di rumah sakit pada pukul 10.20 WIB, dan memimpin langsung jalannya upacara tersebut. Setelah upacara, jenazah dibawa langsung menggunakan mobil ambulan RS RK Charitas ke Baturaja, OKU untuk dimakamkan di pemakaman keluarga.

Tak banyak yang disampaikan Deru di kesempatan tersebut. Dia hanya meminta masyarakat Sumsel untuk mendoakan almarhum supaya semua amal dan ibadahnya diterima di sisi Allah Subhanahu Wata’la sekaligus keluarga yang ditinggalkan mendapat ketabahan dan kesabaran.

“Saya rasa itu saja, kita masih suasana berduka,” singkatnya usai upacara penghormatan.

Isteri almarhum Kuryana, Hj Badiar Dewi tidak kuasa menahan rasa harunya di hadapan gubernur. Dengan tersedu-sedu, ia menceritakan kondisi kesehatan suaminya selama mendapatkan perawatan intensif di  rumah sakit, sejak 25 Februari, tepat sehari sebelum pelantikannya sebagai Bupati OKU.

Hj Badiar Dewi mengatakan, suaminya memang memiliki penyakit darah tinggi dan diabetes militus. Penyakit tersebutlah yang menyebabkan kondisi kesehatan almarhum menurun drastis, hingga harus dilarikan ke RS RK Charitas Palembang. Seraya berharap hasil tes post mortem menyatakan negatif COVID-19.

“Sempat mengidap COVID-19. Tapi, masih menunggu hasil tes post mortem. Semoga negatif ya pak,” katanya kepada Gubernur.

Sementara itu, Wali Kota Palembang H Harnojoyo, sebagai orang yang dekat lama dengan Kuryana Aziz menyampaikam belasungkawa yang mendalam.

“Atas nama pribadi dan keluarga kami ucapkan bela sungkawa yang mendalam. Semoga diterima amal ibadahnya oleh Allah Subhanahu Wata’la,” terangnya

Sementara itu, dari pihak RSK Charitas Palembang membenarkan almarhum Kuryana Aziz mendapatkan perawatan intensif di ruang isolasi Benettede yang digunakan untuk pasien COVID-19.

Kabag Humas RSK Charitas Palembang, NS E Kresna Tuti H SKEP menjelaskan almarhum telah mendapatkan perawatan intensif sejak 25 Februari, tepat sehari sebelum pelantikannya sebagai Bupati OKU.

“Pak Kuryana sampai di rumah sakit 25 Febuari pada pukul 8.45. Dan langsung mendapatkan perawatan intensif, di ruang isolasi COVID-19,” jelas NS Kresna saat dikonfirmasi SUMEKS.CO. (bma)

 

Komentar

Berita Lainnya