oleh

Kusir Kuda Dibekali Sejarah

PALEMBANG – Kota Metropolis secara resmi memiliki wahana wisata baru yakni delman. Wali Kota Palembang H Harnojoyo meresmikannya secara langsung di Kambang Iwak, kemarin (11/1). “Adanya delman ini positif bagi pariwisata Kota Palembang. Harapan kita tambahan wisata delman bisa menjadi daya tarik wisata bagi masyarakat dan meningkatkan pariwisata yang ada kota ini,” ungkapnya usai me-launching, kemarin.

Agar lebih menarik, usulnya, selain menjaga kebersihan delman ini, kusir kudanya juga harus dilengkapi pengetahuan sejarah. “Mereka juga harus dibekali dengan pengetahuan setiap lokasi yang dilewati. Sehingga keberadaan delman sesuai dengan tujuan wisata yang diharapkan,” tukasnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Isnaini Madani, mengatakan, konsep delman sebagai wisata tempo dulu. “Adanya Delman ini akan membangkitkan kembali pariwsata tempo dulu. Dimana dulunya Palembang juga pernah punya sarana tranportasi bagi pedagang dan pembeli di kawasan Pasar 16 Ilir,” ungkapnya.

Sebagai angkutan wisata, delman akan dilengkapi nuansa khas Palembang, baik dari joki atau kusir kuda  hingga musik atau lagu–lagu daerah. “Kusirnya kita lengkapi dengan pakaian adat. Selama menaiki delman ini penumpang juga akan diperdengarkan lagu-lagu daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Isnaini, menjelaskan, delman dapat dinikmati masyarakat setiap hari dan berada di rute-rute yang sudah ditetapkan. Sementara ini, pihaknya memberikan tiga alternatif rute yaitu Kambang Iwak, Kambang Iwak Kecil, dan sampai kawasan rumah tua di Jl Hang Tuah, dan lainnya.

“Rutenya sudah kita tetapkan, jadi tak boleh berhenti sembarangan mengambil penumpang di jalan. Untuk tarif, masyarakat bisa menaiki delman dengan membayar Rp10 ribu per delman. Ada tiga delman yang disiapkan,” paparnya.

Kusir delman, Mamat, mengatakan, kehadiran pertama kali di Palembang mendapat sambutan baik. “Sudah banyak yang naik, bahkan sebelum resmi di-launching Wali Kota,” pungkasnya. (cj10/fad/ce1)

Komentar

Berita Lainnya