oleh

Laga Persahabatan di Gelora Sriwijaya Jakabaring Baru Tahap Wacana

JAKARTA – Manajemen Sriwijaya FC ternyata tidak kaget dengan respons  calon lawan mereka yang tidak tahu jika diundang dalam laga persahabatan untuk jajal wajah baru Gelora Sriwijaya Jakabaring Maret nanti. Ini karena apa yang dibicarakan itu baru sebatas wacana.  Action secara nyatanya ya belum ada.

“Apa yang dibicarakan di media-media ini kan baru konsep. Boleh dong kita berencana,” ungkap Faisal Mursyid, Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri, perusahaan yang membawahi Sriwijaya FC.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya manajemen Sriwijaya FC akan menggelar pertandingan persahabatan di Gelora Sriwijaya Jakabaring. Dalam laga persahabatan itu rencananya akan mendatangkan Persija Jakarta, PSS Sleman, dan Persebaya Surabaya. Namun, ketika dikonfirmasi bahwa Persija dan Persebaya justru bingung dengan gagasan manajemen Sriwijaya FC tersebut karena mereka tidak tahu ada rencana itu.

“Memang belum ada komunikasi dengan mereka (calon lawan) karena semua masih berupa konsep. Konsep ini muncul karena ingin memperkenalkan wajah baru Gelora Sriwijaya Jakabaring  usai direnovasi untuk kepentingan Piala Dunia U-20,” ujar pria bergelar Datuk Talangik ini.

Faisal mengklaim, publik perlu tahu wajah baru markas Sriwijaya FC itu. Stadion berkapasitas 40 ribu tempat duduk itu telah direnovasi sebanyak 70 persen. Anggarannya menggunakan APBD Provinsi Sumatera Selatan.

Lebih dari itu, Faisal mengaku ingin menjadi trend setter bagaimana protokol kesehatan diterapkan dalam sepak bola. Mengingat, selama ini protokol kesehatan hanya dibahas dalam tataran ide yang dituangkan dalam buku. Belum pernah diuji cobakan di sepak bola Indonesia.

“Melalui uji coba lapangan atau tes event ini kami juga ingin menguji bagaimana protokol kesehatan diterapkan dalam sepak bola. Kami ingin memulainya dari Palembang. Ini bentuk sumbangsih kami untuk sepak bola nasional agar kompetisi bisa secepatnya jalan lagi,” tukasnya.(kmd)

Komentar

Berita Lainnya