oleh

Lagi, Emak – Emak Demo Debu, Bakal Kembali Blokade Bila Tak Ditindaklanjuti

SUMEKS.C)- LAHAT – Ratusan Emak- Emak melakukan aksi damai ke Pemkab Lahat. Para ibu rumah tangga ini meminta Pemkab Lahat agar menyelesaikan permasalahan de di Kawasan Merapi Area.

Lantaran debu dari angkutan berat yang melintasi jalan umum atau jalan lintas Lahat Muara Enim, sangat menggangu kesehatan. Misra, salah satu perwakilam massa dalam orasinya. Mengatakan bahwa pihaknha menuntut hak hidup sehat. “Bertahun-tahun kami merasakan debu akibat angkutan batubara. Ini akan mengancam kesehatan kami,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, air sumur juga tercemar debu batubara. Selain itu, juga terdampak kepada hasil pertanian dan perkebunan.

” Kalau tidak ada tindak lanjut dari Pemkab Lahat, jangan salahkan kami untuk melaksanakan aksi blokade jalan lagi,” ungkapnya.

Perwakilan massa sendiri akhirnya diterima oleh H. Haryanto Wakil Bupati Lahat, di dampingi oleh Kapolres Lahat, AKBP Achmad Gusti Hartono dan Kadia Pol PP dan Damkar, Fauzan K. Denin.

Sementara, Pandrian dari Perwakilan Asosiasi Angkutan Pertambangan Lahat (AAPL) mengatakan. Tujuan didirikannya AAPL ini untuk meredam aksi yang dilakukan oleh ibu-ibu dalam hal permasalahan debu angkutan batubara. AAPL berguna sebagai mediator permasalahan debu angkutan batubara antara masyarakat desa dengan perusahaan tambang batubara.

Hingga saat ini baru 7 perusahaan tambang yang membayarkan uang pengganti akibat debu. Uang pengganti yang dikumpulkan dari perusahaan tambang sebesar Rp. 350 juta. Itupun dibagi ke 20 desa. Rp. 17,5 juta dibagi satu desa itu sangat kecil dibandingkan dengan dampak dan resiko yang masyarakat terima.

Sementara Wabup Lahat, H. Haryanto mengatakan Pemkab Lahat melalui Dinas Lingkungan Hidup akan mengundang seluruh perusahaan tambang untuk menyelesaikan permasalahan debu angkutan batubara ini.(gti)

Komentar

Berita Lainnya