oleh

Lagi, PSMS Vs Babel United Ditunda, Penyebabnya ?

SUMEKS.CO, MEDAN – Ya, laga tunda PSMS Medan kontra Aceh Babel United yang sejatinya  digelar, Sabtu (12/10) di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, Deliserdang, batal digelar. Laga lanjutan Liga 2 2019 itu ditunda  ke waktu yang belum bisa ditentukan.

Kemudian tanggal 7 Oktober, Polrestabes Medan memberikan surat ke Panpel PSMS, bahwa tidak bisa laga digelar di Medan di bawah tanggal 20 Oktober karena pelantikan Presiden RI di Jakarta. Panpel akhirnya memindahkan venue ke Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, Deliserdang, Polres Deliserdang memberi izin dan PT LIB, sebagai operator liga menyetujui digelar di Deliserdang hingga menentukan tanggal 12 Oktober.

 Namun, nahas bagi PSMS, selesai temu pers kedua tim, Jumat (11/10/2019) sore panpel dipanggil ke Polda Sumut hingga akhirnya Jumat malam ini, keputusannya di Deliserdang juga tidak diberi izin dengan alasan keamanan karena Pelantikan Presiden dan insiden Wiranto.

Sekum PSMS, Julius Raja yang ikut dalam rapat dengan jajaran Polda Sumut menyebutkan, pihaknya tak bisa berbuat banyak karena dari Polda Sumut beralasan menerima instruksi dari Kapolri agar di beberapa kota besar tidak diizinkan pertandingan digelar sebelum tanggal 20 Oktober.

Padahal, kata King-sapaannya, pihaknya sudah mengusulkan pertandingan tanpa penonton. “Sudah kami usulkan tanpa penonton pun enggak dikasih. Polda beralasan menyikapi beberapa daerah rawan di Indonesia,” ujarnya Jumat (11/10/2019) malam.

 “Semua sudah kita lakukan, tidak boleh main di Medan, kami ke Deliserdang. Sudah kami siapkan dari tiang gawang baru, papan baru semua sudah ready, apalagi mau dibilang. Babak belurlah kami,” tandasnya.

King menyebut sudah memberi penjelasan ke Polda Sumut, bahwa beberapa kota besar lain di Indonesia mengapa bisa tetap menyelenggarakan laga, bahkan sekaliber Liga 1.

“Sudah disampaikan juga, mereka (Polda) bilang masing-masing kota situasi kerawanan berbeda-beda,” ungkapnya.

Pihaknya, kata King sudah memberitahu PT LIB via telepon. “Sudah kami laporkan langsung ke direktur PT LIB. Nanti katanya akan dirapatkan (keputusan jadwal baru),” lanjutnya.

King mengatakan PSMS mengusulkan nanti lawan Persiraja tanggal 17 Oktober akan digelar di Langsang. Kemudian lawan Babel tanggal 21 Oktober. Ini masih usulan,” bebernya.

Saat ini, King berada di Polres Deliserdang mengambil surat penarikan izin rekomendasi pertandingan.“Inilah yang sangat kami sesalkan, mau apalagi. Rugi dua kali lipat. Anehnya izin yang sudah keluar dicabut lagi oleh Polda gara-gara pelantikan presiden,” tandasnya. (nin/jpnn)

Komentar

Berita Lainnya