oleh

Lalu Lintas Dialihkan Selama 1 Tahun

SUMEKS.CO, PRABUMULIH – Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih bersama stakeholder terkait mulai memberlakukan pelarangan melintas khusus kendaraan bertonase berat di dalam kota Prabumulih, Minggu (1/8).

Tak ayal, petugas Dinas Perhubungan (Dishub), Sat Lantas Polres Prabumulih dan instansi terkait lain memperketat penjagaan di pintu masuk dan keluar kota nanas.

Hal itu, dilakukan seiring dengan pengerjaan Flyover (jembatan layang) di perlintasan Sebidang, Kelurahan Patih Galung yang mulai dilakukan pengerjaan pembangunannya.

“Pengalihan sampai 1 tahun ke depan,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Prabumulih, Mulyadi Musa dibincangi Minggu (1/8).

Sebelumnya, Mulyadi menyebutkan terhitung 1 Agustus akan dilaksanakan pembangunan flyover Patih Galung di perlintasan sebidang kereta api.

“Dalam rangka memperlancar proses pengerjaan flyover ini sebelumnya sudah kita sampaikan kepada masyarakat pengalihan alur lalu lintas,” sambungnya.

Lebih lanjut, pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Humas dan Protokol Kota Prabumulih itu menegaskan, kendaraan dialihkan mulai dari tugu nanas melalui lingkar timur dan sebaliknya kendaraan melalui tugu air mancur juga dialihkan melalui jalan lingkar timur.

Dalam kesempatan itu, pria yang juga pernah menjabat Kepala Dishub Kota Prabumulih itu menegaskan, pengalihan arus lalu lintas kendaraan berat juga sudah sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) nomor 5/2021 tentang lalu lintas dan angkutan berat tidak boleh melintas di dalam kota kecuali angkutan sembako untuk kebutuhan di kota Prabumulih.

Komentar

Berita Lainnya