oleh

Lama Operasional Angkutan Barang Wajib BBNKB

BATURAJA – Banyaknya kendaraan pelat luar beroperasi dalam waktu cukup lama di wilayah Sumatera Selatan diminta mengalihkan lokasi pembayaran pajak kendaraan.

Tak terkecuali di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Pasalnya, Gubernur Sumsel telah mengeluarkan surat edaran nomor 024/ii/2305/pemda.

Kendaraan yang tiga bulan lebih operasional terus menerus operasional di wilayah itu diminta untuk melakukan registrasi di wilayah tersebut.

Pihak UTD Samsat OKU sebagai perpanjangtanganan dari Provinsi Sumsel juga melaksanakan kebijakan Gubernur Sumsel di wilayah Kabupaten OKU.

“Pemilik kendaraan diminta melakukan BBNKB,” kata Kepala UTD Samsat OKU Humaniora Basilli Basmark, Rabu (1/10). Adanya surat edaran Gubernur Sumsel tersebut menurutnya pria yang biasa disapa Belli tersebut sudah ditindaklanjuti pihaknya.

Seperti dengan melayangkan surat kepada pimpinan perusahaan pertambangan dan angkutan barang. Disebutnya, jika perusahaan banyak melakukan BBNKB maka potensi pembayaran pajak akan lebih besar.

Untuk di OKU sendiri, diperkirakan ada ratusan kendaraan perusahaan angkutan dengan pelat kuning yang belum melakukan BBNKB terhadap kendaraan miliknya. Sesuai SE Gubernur tersebut, batas waktu diminta pada Desember 2020.

Bagi yang tidak melaksanakan akan dikenakan sanksi atau hukuman sesuai perundangundangan yang berlaku. Koordinasi juga dilakukan dengan pihak kepolisian, dishub dan pemda. “Karena ini terkait juga dengan pemasukan dan bagi hasil PKB,” katanya. (bis)

Komentar

Berita Lainnya