oleh

Langgar Aturan LPSDK Pencalonan Dibatalkan

MURATARA – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Muratara, lakukan rapat koordinasi persiapan penyampaian laporan penerimaan sumbangan dana kampanye (LPSDK) Pilkada 2020. Komisioner KPUD Muratara melalui divisi hukum Handoko, mengingatkan Paslon Pilkada, pelanggaran aturan LPSDK biasa membatalkan pencalonan.

“Apapun masalahnya kita tetap berkomunikasi bersama, karena masalah dana kampanye ini paling lambat dilaporkan tanggal 31 Oktober. LPSDK memang sepertinya mudah, tapi bisa menjadi pelanggaran berat dengan sanksi bisa sampai pembatalan pencalonan Pilkada,” katanya, Jumat (30/10).

Dia meminta seluruh LO penghubung Paslon Pilkada, mencermati peraturan yang harus dilaksanakan, khususnya mengeni LPSDK. Point yang mesti dipatuhi diataranya, mengisi formulir surat pernyataan penyumbang dana, surat identitas persorangan atau kelompok yang menjadi donatur.

Sumbangan dari Parpol atau kelompok di batasi hingga Rp750 juta, untuk sembarang individu di batasi Rp75 juta, tidak boleh ada sumbangan dari pihak asing, BUMD maupun perangkat pemerintah dari tingkat pusat hingga ke tingkat Desa.

Dana tidak boleh dari hasil pencucian uang, dan dana sumbangan harus jelas asal usulnya. “Jika ada yang melanggar seperti melebihi ketentuan uang yang di sumbangkan, dana itu akan di tarik ke kas negara. Dan ada saksi berat jika melakukan pelanggaran, sampai pembatalan pencalonan,” tegasnya.

Terkait pelaporan LPSDK, KPUD meminta para Paslon mengisi melalui sistem online dan memberikan salinan atau hard copy ke KPUD Muratara, untuk dilaporkan kembali ke pihak pengawas Pemilu.

Saya harap semua pihak bisa memahaminya, sehingga semua pelaksanaan tahapan Pilkada bisa berjalan lancar. Sementara itu, Abdi salah satu LO penghubung Paslon no3, mengungkapkan pihaknya siap menjalankan peraturan yang telah ditetapkan penyelenggara Pilkada.

Menenai LPSDK, pihaknya mengaku tidak menemui kendala secara teknis. Karena LPSDK sebelumnya sudah mereka persiapan dari jauh hari sebelumnya. “Kita siap ikut melaksanakan semua aturan yang sudah ditetapkan oleh penyelenggara. Untuk kendala belum ada sama sekali, tadi rakit cuma malasalah teknis saja mengenai LPSDK,” tutupnya.(cj13)

Komentar

Berita Lainnya