oleh

Langgar ODOL, Kendaraan Disanksi

-Lainnya-183 views

BATURAJA – Tim gabungan melakukan razia kendaraan angkutan terkait Over Dimensi Over Loading (ODOL) di Terminal Tipe A Batu Kuning, Baturaja, Sabtu (21/9). Dari hasil razia yang dilakukan, rata rata kendaraan banyak melanggar ukuran dimensi maupun muatan.

“Ada 20 pelanggaran,” ujarnya. Tim yang turun korwas PPNS Polda Sumsel, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VII Provinsi Sumsel dan Babel. Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Tranportasi Jalan BPTD Wilayah VII Sumsel dan Babel, Alexander Pardede mengatakan, saat ini baru sebatas sosialisasi.

Sedangkan untuk penindakan baru dilakukan Oktober 2019. Sesuai UU No 22 tahun 2009 tentang LLAJ. Pada pasal 277 kendaraan yang yang tidak memenuhi kewajiban uji tipe sebagaimana dimaksud pasal 50 ayat 1 bisa dipidana penjara paling lama 1 tahun, atau denda sebanyak Rp 24.000.000.

“Kita minta kendaraannya sesuai ketentuan,” ujarnya.  Karena muatan yang melebihi ketentuan bisa sangat membahayakan keselamatan lalu lintas. Selain keselamatan tidak terjamin, juga menyebabkan kerusakan jalan.

Sementara Kepala Satuan Pelayanan (Kasat Pel) Terminal, Deni P MZ menyampaikan kendaraan yang melanggar/ODOL berdampak pada jalan serta rawan terjadi kecelakaan. “Beban jalan bertambah karena muatan di luar ketentuan,” ujarnya. Kondisi ini juga rentan terjadi kecelakaan. 

Disebutnya, ukuran kendaraan distandarkan sesuai Kir kendaraan. “Kalau lebih ukuran dimensi diminta dipotong,” tegasnya. Dari pantauan koran ini, pelanggaran kendaraan ini ada yang melebih batas ketinggian.

Seperti menambah tinggi ukuran bak. Juga ada yang menambah panjang ukuran bak. Hal ini juga menyebabkan muatan kendaran menjadi berlebih. Sopir kendaraan yang melanggar terlihat diberikan surat teguran, dan disampaikan apa yang dilanggar. Kalau kedapatan masih melanggar akan dikenakan tindakan. (bis)

 

 

 

Komentar

Berita Lainnya