oleh

Langgar Sedikit, Batal jadi PNS

KAYUAGUNG – Sebanyak 173 CPNS OKI resmi dilantik. Diingatkan agar tidak melakukan pelanggaran sedikit karena jika melanggar akan dibatalkan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Wakil Bupati OKI, H Djakfar Shodiq mengatakan, penerimaan CPNS dimaksudkan untuk mengisi formasi OPD. Betul murni penerima CPNS ini dan berkualitas,  ia berharap  dapat segera beradaptasi diikuti niat dan semangat tinggi.

” Loyalitas, totalitas, disiplin untuk pemerintah OKI,”terangnya.

Mereka yang lulus ini terdiri dari 125 orang tenaga pendidikan,25 tenaga teknis dan 23 orang tenaga kesehatan.
Golongan III sebanyak 151 orang dan golongan II 22 orang.

Ditambahkannya, CPNS ini 80 persen harus siap mengikuti diklat prajabatan sebagai syarat diangkat menjadi PNS. Sebagai pendidikan formal berkarier harus ditetapkan sebagai proses awal. Sehingga nanti siap menjadi abdi negara profesional melayani masyarakat.

Kemudian juga dituntut bertanggung jawab dan senantiasa meningkatkan kemampuan. Karena nanti akan dievaluasi layak atau tidak menjadi PNS. Dirinya mengimbau untuk senantiasa memahami dan mempelajari aturan kepegawaian tentang management PNS. Karena harus memiliki loyalitas pada pimpinan dengan baik.

Sebanyak 125 dari tenaga pendidik karena ini landasan paling dasar untuk pendidikan anak. Mereka harapan pemerintah untuk melanjutkan pembangunan di daerah ini. Kepada CPNS dari kesehatan karena berhadapan dengan masyarakat layani masyarakat dengan baik. Dan jangan sampai pelayanan melaksanakan tugas kurang berkenan dengan masyarakat.

” Kalian baru calon apabila salah melakukan tindakan bisa dibatalkan jadi PNS,” jelasnya.

Dalam masa CPNS, jika ada yang melanggar aturan maka tidak akan lulus menjadi PNS. Disini ada perjanjian jangan diberikan pindah karena sudah kesepakatan kontrak harus tetap bertugas disana.

Bertugas lah sebaik mungkin kamu harus bekerja giat jangan membuat susah masyarakat. Dengan dilantiknya CPNS generasi muda selalu menjalankan tugas sesuai aturan yang ditetapkan.

Kepala BKN Regional VII Palembang, Agus Setiadi menambahkan. “Anda bukan terbaik karena hanya delapan persen lulus passing grade. Perlu kerja keras menjadi abdi negara, karena kalau melakukan kesalahan maka dibatalkan menjadi PNS,”pintanya.

Sebagai abdi negara CPNS harus mengabdi di tempat tugasnya. Ia meminta kepada CPNS berhenti merokok pasalnya merokok menjadi jalan untuk masuknya Narkoba.” Merokok itu orang miskin pura-pura kaya,”terangnya.

Untuk biaya hidup gaji CPNS itu cukup, tapi membiayai biaya hidup pasti tidak cukup.Pastikan CPNS bisa mengelola keuangan dengan baik.” Pastikan generasi CPNS yang baru dilantik ini tidak memiliki hutang, jangan menyimpan SK CPNS di bank,”tandasnya.(uni)

Komentar

Berita Lainnya