oleh

Langkah Lee/Shin Dihentikan Ganda Putri Nomor Satu Indonesia

SUMEKS.CO – Unggulan ketiga asal Korea Selatan Lee So-hee/Shin Seung-chan gagal melaju ke final Yonex Thailand Open 2020. Pada semifinal yang berlangsung di Impact Arena, Bangkok, hari ini (16/1), Lee/Shin dihentikan ganda putri nomor satu Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Lee/Shin memulai pertandingan dengan baik dengan memenangkan game pertama. Namun, Greysia/Apriyani bangkit untuk merebut dua game sisa dan menang dengan skor akhir, 15-21, 21-15, dan 21-16.

Unggulan ketiga asal Korea Selatan Lee So-hee/Shin Seung-chan gagal melaju ke final Yonex Thailand Open 2020. (Badminton Photo).
Greysia/Apriyani harus bekerja sangat keras dalam pertandingan ini. Dia baru bisa memetik kemenangan setelah bertarung hebat selama 1 jam dan 15 menit.

Lee/Shin memang memiliki tipe permainan yang sangat agresif. Mereka terus menyerang dan menekan Greysia/Apriyani. Tetapi, unggulan kelima tersebut mampu bertahan dengan baik. Terutama pada game kedua dan ketiga.

“Saya kira, tantangan kami hari ini adalah pertahanan Indonesia,” ucap Lee dikutip dari situs resmi BWF. “Tetapi, saya tetap bahagia karena kami bermain dengan baik dan melakukan persiapan yang juga baik. Sayang, dalam beberapa momen, pergerakan kami terlalu terburu-buru,” tambah Lee.

Lee/Shin pada awal pertandingan memang mampu mendominasi. Mereka berhasil unggul solid dalam kondisi 11-4. Setelah itu, Greysia/Apriyani sudah tidak mampu lagi mengejar Lee/Shin.

Tetapi di game kedua, Greysia/Apriyani memilih melayani permainan Lee/Shin yang juga agresif. Mereka tidak banyak mengangkat bola dan konsisten melakukan serangan-serangan yang sangat intens langsung ke jantung pertahanan musuh.

Hasilnya memuaskan bagi ganda Indonesia. Greysia/Apriyani selalu unggul nyaman. Mereka memimpin 11-6 ketika interval dan melaju terus dengan keunggulan 21-15 pada game kedua.

Di game penentuan, pertandingan bertambah seru. Greysia/Apriyani hanya bisa memimpin tipis dalam situasi 10-9. Tetapi, mereka pelan-pelan melaju dan meninggalkan perolehan angka lawan.

Dalam posisi 19-16, Greysia/Apriyani tampil taktis dan tidak membuang-buang peluang menang. Mereka mencetak tiga angka beruntun dan menutup pertandingan dengan kemenangan dalam situasi 21-16.

“Saya rasa, pertandingan ini sulit bagi kami sampai akhir. Saya bahagia dengan hasil yang kami raih dalam turnamen ini. Tetapi saya merasa bahwa kami sedikit tidak beruntung. Padahal kami berharap bisa menembus final,” ucap Shin.

Kemenangan ini semakin menegaskan dominasi Greysia/Apriyani atas Lee/Shin. Greysia/Apriyani menang empat kali dalam lima pertemuan. Sebelum duel hari ini, Greysia/Apriyani dikalahkan Lee/Shin pada ajang Fuzhou China Open 2018.

Pada final besok (16/1), Greysia/Apriyani akan berhadapan dengan unggulan ketujuh asal Thailand Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai. Pada semifinal lainnya, mereka mengalahkan seeded keempat dari Korea Selatan Kim So-yeong/Kong Hee-yong dalam rubber game yang sangat ketat dengan skor 21-17, 17-21, dan 22-20

Pada turnamen ini dua pemain unggulan teratas asal Jepang Yuki Fukushima/Sayaka Hirota dan Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara menarik diri. Seluruh tim Jepang memang membatalkan keberangkatan ke Bangkok. Sebab, tunggal putra nomor satu dunia Kento Momota positif Covid-19 sebelum skuad tim nasional Jepang bertolak ke Thailand. (Ainur Rohman/jawapos.com)

Komentar

Berita Lainnya