oleh

Langsung Bangun Turap dan Drainase

PALI – Adanya pemukiman warga yang nyaris tertimbun tanah, akibat tanah yang amblas di wilayah Talang Jawa, Kelurahan Talang Ubi Barat, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) ternyata langsung direspons Pemerintah daerah (pemda).

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten PALI Hilmansyah, bahwa pihaknya segera melakukan pembangunan turap atau tanggul penahan tanah sekaligus drainase yang berada di lokasi tersebut.

“Ini sudah membahayakan warga setempat. Sebab, disekitar tanah longsor ini ada lima Kepala keluarga pemukimannya berada persis dibawah tanah longsor. Dan untuk atasi permasalahan ini, kita bakal gunakan anggaran tanggap darurat dengan membangun tanggul penahan. Disamping itu, untuk memperlancar aliran air ketika hujan turun kita juga bakal bangun drainase,” ungkapnya.

Dirinya menyebutkan, bahwa ada bangunan sekolah di sekitar lokasi yang juga terancam longsor. “Kami akan berkoordinasi dengan dinas pendidikan terkait bangunan sekolah yang juga terlihat membahayakan karena tanah disekitar labil. Namun, kami prioritaskan dahulu pembangunan tanggul penahan dan drainase, yang mudah-mudahan bisa menahan tanah sehingga lokasi tersebut tidak lagi longsor,” terangnya.

Sementara itu, Destrianto (40), salah satu warga setempat mengaku, bahwa lokasi tanah longsor yang berada persis dibelakang rumahnya nyaris menimbun kediamannya.

“Longsor ini terjadi pada pekan lalu saat hujan terakhir turun. Tanah longsor telah mengenai dinding belakang rumah. Imbas dari longsoran itu, saluran air tertutup tanah akibatnya rumah kami kebanjiran,” katanya.

Dengan adanya respon dari Dinas PU, Desrianto meminta agar lokasi longsor segera di perbaiki karena dikhawatirkan ketika turun hujan kembali longsor.

“Kami takutkan selain tanah yang longsor, diatasnya ada bangunan sekolah yang ikut ambruk dan menimbun rumah kami ketika longsor. Untuk itu kami sangat berharap Pemkab PALI untuk segera merealisasikan pembangunan turap dan drainase,” harapnya. (ebi)

Komentar

Berita Lainnya