oleh

Lapas Sekayu Razia, Dapatnya Barang-barang Ini…

SUMEKS.CO – Lembaga Pemasayarakatan (Lapas) Klas II B Sekayu kembali melakukan razia mendadak kepada para narapidana, terutama yang berada di Blok A dan Blok B, Kamis (30/1/2020). Hasilnya, alat-alat yang berhubungan dengan komunikasi berupa handphone, charger, headset, dan kabel berhasil disita.

Tidak cukup disitu, petugas juga menyita puluhan korek api, sendok stainless, beberapa benda tajam seperti pisau carter yang sudah dimodifikasi maupun besi juga disita.

“Ini upaya untuk melakukan pencegahan terhadap penyalahgunaan alat komunikasi yang berujung pada penyalahgunaan narkotika. Untuk hari ini kita menyasar dua blok yakni blok A dan Blok B, kedepan kita akan menyasar blok-blok lain,” ujar Kepala Lapas Klas II B Sekayu, Pudjiono Gunawan, Kamis usai memimpin razia.

Pudji mengatakan razia yang digelar merupakan razi rutin yang dilaksanakan oleh pihaknya. Dimana razia rutin tersebut dilakukan minimal satu minggu sekali.   “Aat komunikasi yang disita langsung dimasukkan ke dalam air supaya tidak bisa lagi digunakan,” beber dia.

Lebih lanjut Pudjiono menegaskan, razia terhadap penghuni Lapas Klas II B Sekayu, dipastikan tidak akan berhenti dilakukan oleh pihaknya. Hal itu bertujuan untuk mencegah terjadinya perbuatan-perbuatan yang melanggar aturan.

“Kita juga lakukan pemeriksaan secara ketat, baik itu barang bawaan maupun badan bagi para pengunjung yang datang,” kata dia.

Terkait dengan kondisi Blok para penghuni Lapas Klas II B Sekayu, Pudjiono mengakui saat ini kondisi ya g ada sudah tidak manusiawi karena mengalami over kapasitas tiga kali lipat. Kapasitasnya sendiri hanya 300 orang, namun sekarang diisi 914 orang.

“Sudah tidak manusiawi, melebihi kapasitas dan mereka di dalam blok berdesak-desakan. Kita sudah mengadakan pembicaraan dengan Pemkab Muba terkait persoalan ini,” tandasnya.

Disinggung mengenai adanya dugaan peran petugas dalam memasukkan barang terlarang kedalam Lapas untuk para penghuni, Pudjiono mengatakan tidak menutup kemungkinan itu terjadi. Namun dirinya memastikan tindakan tegas akan diberikan bagi petugas yang melanggar aturan.

“Saya tidak menutup kemungkinan itu terjadi. Langkah-langkahnya saya memberikan peringatan, jangan bermain main seperti narkoba dan larangan lainnya, karena akibatnya dikemudian hari. Sanksi tegas kita berikan kepada petugas yang melanggar, kita periksa dan buatkan BAP, kita laporkan ke pihak kepolisian,” tandasnya. (kur)

Komentar

Berita Lainnya