oleh

Laporan Jalan di Tempat, Korban Pertanyakan Perkembangan Kasusnya

-Hukum-134 views

SUMEKS.CO – Melalui kuasa hukumnya Iir Sugiarto SH dan Mustadi Hartono SH MH , Direktur PT Kuala Permai mempertanyakan proses laporan dugaan pidana penipuan yang dilaporkan ke Mapolda Sumsel 2017 lalu.

Diduga selama dua tahun proses laporan dengan terlapor berinsial Kgt tersebut jalan di tempat dan belum ada kejelasan dari pihak penyidik.

“Klien kami Noviardus Setiawan Makmur (50) yang merupakan Direktur PT Kuala Permai mempertanyakan laporannya tersebut,” kata Kuasa Hukum pelapor Iir Sugiarto SH dan Mustadi Hartono SH MH kepada awak media Jumat (4/10) lalu.

Menurut Iir, kasus dugaan penipuan ini telah dilaporkan kliennya dengan terlapor Koko Gunawan Thamrin bernomor LPB/622/IX/2017/SPKT tertanggal 13 September 2017.

Laporannya terkait masalah lahan parkir milik PT Kuala Permai yang dipakai PT Musi Lestari Indo Makmur untuk usaha pengembangan hotel yang terletak di kawasan Jl Rajawali Palembang.

“Hingga saat ini perjanjian yang dilakukan antara keduanya yakni PT Kuala Permai dengan perusahaan milik terlapor tak juga dilakukan. Dari kejadian ini klien kami mengalami kerugian hingga Rp 58 Miliar,” bebernya.

Ditambahkan Iir, pihaknya sudah menyerahkan semua bukti-bukti terkait laporan tersebut. Dan selaku kuasa hukum Iir tidak menuding kasus ini berhenti, namun memang pernah ada SP2HP dari pihak Polda Sumsel tertanggal 25 Juli 2018.

“Namun hingga saat ini tidak ada perkembangan atas kasus tersebut. Sudah pernah kami layangkan surat ke Kapolda Sumsel langsung untuk menanyakan sejauh mana perkembangan kasus terhadap klien kami ini,” tukas Iir.(dho)

Komentar

Berita Lainnya