oleh

Laporkan Kekasih yang Bakar Rumahnya, Kini Zulaeha Menumpang di Rumah Tetangga

SUMEKS.CO – Siti Zulaeha (26) langsung melaporkan sang kekasih, Vije pasca terbakarnya rumah yang berada di Jl Ki Merogan, Lr Keluarga, Kecamatan Kertapati, Palembang, Jumat (6/12) malam lalu.

Siti menuturkan, Vije sering melarang dirinya kerja dan tidak membolehkan pergi kemana-mana. “Orangnya cemburuan, sering larang saya kerja ini kerja itu. Dia mau saya diam di rumah aja,” terang Siti kepada SUMEKS.CO.

Namun, menurut Siti, kekasihnya itu tidak pernah memberi uang. Padahal Siti saat ini memiliki anak yang masih berusia 3 tahun dan butuh biaya hidup.

Janda muda ini mengaku tidak suka dengan profesi Vije. Juga sering keluar masuk penjara karena kasus jambret, begal dan jual narkoba.

“Dio nih sering maling, jugo jambret sama jual sabu. Itulah aku samo dio idak cocok sama dio dan minta pisah, apolagi dio ngancam aku rumah nak dibakar,” ujarnya.

Tidak hanya di situ, selama berhubungan lebih kurang 1 tahun, Siti juga kerap mendapat perlakuan tak baik. “Dio ini residivis sudah keluar masuk dia di penjara. Pisau sudah sering diarahkan ke badan, wajah samo perut kalau dio marah,” imbuh Siti yang kini mengungsi di rumah keluarga.

Siti mengaku sempat dihubungi Vije saat polisi datang untuk melakukan olah TKP. Seperti biasa, melalui telepon seluler Vije kembali mengancam Siti. “Sabtu pagi kemarin kan ada polisi datang untuk ngecek lokasi, dio ini marah. Dia nelepon aku nanyo ngapo bawak-bawak polisi, itu terkahir dio nelpon,” tandasnya.

Tak Ada Barang yang Tersisa, Bapak Hampir Ikut Terbakar

Ayah korban yang buta permanen nyaris menjadi korban saat rumah terbakar. Api melalap habis rumah dalam waktu 3 jam dan meninggalkan puing-puing kayu dan atap seng.

“Saat kejadian di rumah ada bapak, Novi, Malik anak Siti dan ada anak Novi, Desta,” terang ibu Siti, Nurmili saat ditemui di lokasi.
Diungkapkan Nurmili, nyaris terbakar di dalam rumah. Sebab dia tidak dapat keluar dan hanya bisa berteriak.
“Waktu ditolong badan sudah panas dan terpaksa didukung saat dievakuasi keluar dari kobaran api. Anak Siti juga ada di dalam hampir terbakar karena waktu kejadian sedang tiduk,” terangnya.

Saat kejadian warga yang melihat Vije kabur langsung mendatangi rumah Siti. Barang tidak ada yang bisa diselamatkan. “Kami pikir semua selamat saja sudah syukur nian. Idak nyangko sampai tega pecak itu,” tutup Nurmili. (dho)

Komentar

Berita Lainnya