oleh

Larangan Mudik Lokal, Pos Penyekatan Ditambah

LUBUKLINGGAU – Terakait adanya larangan mudik lokal di Sumsel, Polres Lubuklinggau menambah pos penyekatan. Yang sebelumnya direncanakan pos penyekatan hanya perbatasan Lubuklinggau, Sumsel dan Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, saat ini bakal dibangun juga pos penyekatan di perbatasan Lubuklinggau-Musi Rawas dan Muratara.

“Total menjadi 4 pos yang sedang disiapkan. Pertama pos penyekatan yang berbatasan dengan provinsi Bengkulu. Tetapnya di Kelurahan Watas, Kecamatan Lubuklinggau Barat II, Kota Lubuklinggau,” jelas Kapolres Lubuklinggau, AKBP Nuryono, Selasa (4/5).

Lanjutnya, pos penyekatan juga dibangun perbatasan Musirawas sekaligus berbatasan dengan Musi Rawas Utara, di Petanang. Pos penyekatan Ketiga perbatasan dengan Musi Rawas arah Simpang Periuk. “Terakhir pos pengamaman di tengah kota yakni di Simpang RCA,” ungkapnya lagu.
Dia mengungkan gelar pasukan operasi (Ops) Ketupat 2021 akan dilakukan Rabu, (5/5). Bersama Forkopimda Kota Lubuklinggau. Pelaksanakaan Ops Ketupat mulai 6-17 Mei 2021.
Sementara itu Kasat Lantas AKP Budi Harto menegaskan bahwa tidak ada toleransi, alias tidak boleh mudik. “Harus putar balik,” tegasnya.

Ia menambah jika memang ada pengendara yang bandel, misalnya menggunakan truk atau travel maka akan ditindak tegas. “Kendaraan akan ditilang dan ditahan di Polres. Setelah lebaran baru boleh diambil,” jelasnya.

Namun Kapolres dan Kasat Lantas juga menjelaskan ada toleransi, bagi kendaraan membawa sayur atau hasil bumi. Kemudian juga orang yang memang ada keperluan mendadak, dengan melampirkan surat dan hasil rapid tes.(cj17)

Komentar

Berita Lainnya