oleh

Laskar Navigasi Palembang Pimpin Patroli 25 Insan Maritim Terpadu Bersama Kapal Induk KN KALIAN

-Headline-387 views
SUMEKS.CO – Patroli Insan Maritim Terpadu digelar Kantor Distrik Navigasi (Disnav) Kelas I Palembang bersama 25 instansi terkait yang tergabung dalam ‘insan maritim’ di Palembang, Sumatera Selatan.

Patroli dimulai dari dermaga kantor distik navigasi kelas I Palembang Jl Blinyu No. 8 Palembang, Selasa (19/11/2019) dengan menumpang Kapal Induk Perambuan atau KN (Kapal Negara) KALIAN menuju pelabuhan Tanjung Api-api, Banyuasin.

Berikut video suasana patroli dan isi kapal induk KN KALIAN 

25 insan maritim yang hadir, dari Disnav Kelas I Palembang, KSOP Kelas II, Pelindo II, Dit Polair Polda Sumsel, Dishub Sumsel, Pangkalan TNI Angkatan Laut, Kantor Kesehatan Palembang, Kantor Karantina Ikan Palembang, Unit Pengolahan III Pertamina, Basarnas, Lanal Palembang, Bea Cukai, Balai Karantina, Jasa Raharja dll.

Para peserta mengikuti diskusi saat patroli navigasi di KN Kalian.

Adi Karsyaf, SH MH, Kepala Kantor Distrik Navigasi Kelas I Palembang menjelaskan, tujuan ‘Patroli Terpadu Insan Maritim’ ini adalah untuk lebih meningkatkan koordinasi diantara berbagai instansi yang berkepentingan dengan keselamatan armada sungai dan laut.

“Ini semua demi menjaga koordinasi yang baik, untuk lebih meningkatkan keamanan lalulintas sungai dan laut,” katanya.

Patroli bersama ini juga bertujuan untuk menjaga dan merawat semua Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) rambu suar (ramsu), pelampung suar (pelsu) serta melakukan koordinasi yang baik diantara insan maritim.

“Jika alur pelayaran kita tidak baik, maka ini akan menjadi catatan dunia. Maka akan menaikkan resiko daripada asuransi muatan barang dan kapal. Kapal akan diasuransikan lebih tinggi dan efeknya pasti akan berimbas pada kenaikan harga-harga barang yang masuk.

Kita berharap kepada masyarakat Sungsang Banyuasin dimana di lokasi perairan ini banyak sarana bantu navigasi agar dapat bersama-sama menjaganya.

“Lampu suar, menara suar kita jaga bersama, jika tak berfungsi segera laporkan, sampaikan kepada kapal yang lewat, supaya alur pelayaran di wilayah Palembang secara Internasional aman untuk dilayari,” himbaunya.

Sebagai negara maritim maka Palembang juga harus taat azas ada regulasi, karena ketentuan yang ditetapkan bukan hanya standar nasional tetapi standar internasional mengacu pada International Maritime Organization (IMO).

Saat ini, Distrik Navigasi Kelas I Palembang sedang menyiapkan penetapan alur navigasi pelayaran baru. Menurut Adi Karsyaf, penetapan alur ini dilakukan untuk mewujudkan keselamatan dan keamanan pelayaran yang nantinya akan disetujui dan ditetapkan Menteri Perhubungan.  Dua alur itu adalah Alur Tanjung Api-api Palembang dan Alur Selat Bangka.

Untuk diketahui, melalui Patroli bersama ini Disnav Palembang menggeber sosialisasi kepada instansi terkait dan masyarakat untuk menanamkan pemahaman terhadap vital dan strategisnya SBNP terhadap keselamatan pelayaran.

Ruang komando atau anjungan kapal KN Kalian.

Dengan alur pelayaran yang baik maka hal itu akan lebih memperlancar arus barang yang masuk ke Palembang dan dapat meningkatkan pembangunan ekonomi wilayah Palembang, Sumatera Selatan maupun nasional.

Patroli Berlangsung Serius Tapi Santai

Di-stem, bagian depan anjungan kapal KN KALIAN para insan maritim secara bergantian memaparkan berbagai saran, temuan dan permasalahan berkaitan dengan keselamatan pelayaran.

Sesekali Adi Karsyah Kepala Disnav, H Irwan SH,MPd, Kepala KSOP Kelas II Palembang dan GM Pelindo II Palembang, Agus Edi tampil kemuka dan memberikan jawaban dan solusi.

Laju kapal sekitar 11 knot dirasakan cukup nyaman, melintasi alur perairan sungai Musi yang cukup tenang dengan cuaca agak mendung dan tak lagi berkabut asap, membuat suasana diskusi antar insan maritim ini berlangsung santai.

Tak terasa kapal sudah mencapai perairan dekat pulau Payung, dan acara diskusi harus dijeda makan siang bersama dan menunaikan sholat.

Benny, Kasubag Kepegawaian dan Umum Distrik Navigasi Kelas I Palembang.

Menu makan siang sangat pas, peserta terlihat menyantap makanan dengan lahapnya, karena sejak pagi aroma pindang daging ‘spesial’ sudah sangat santer tercium ketika juru masak sibuk meraciknya di dapur kapal.

Kapten Kapal yang Ramah

Disela acara diskusi insan maritim, wartawan SUMEKS.CO sempat diajak Narkoda Kapal, Kapten Hengky L Larumunde bersama Benny, Kasubag Kepegawaian dan Umum Distrik Navigasi Kelas I Palembang berkeliling kapal KN KALIAN.

Kapal yang berpangkalan di Palembang ini memiliki wilayah tugas di tiga provinsi, Palembang, Jambi dan Bangka Belitung.

Narkoda Kapal, Kapten Hengky L Larumunde (KIRI).
“Jadi setiap ada perawatan sarana bantuan navigasi di tiga provinsi ini, maka awak KN KAILANI yang bertugas,” jelas Narkoda yang merintis karir lengkap dari bawah, sebagai kelasi bahkan koki masak di kapal.

Tugas utama, KN KALIAN adalah melakukan perawatan, pengamanan dan pengawasan semua sarana bantuan navigasi pelayaran tetap berfugsi baik.

Diantarannya, lapu suar, pelampung suar, dan membantu mobilisasi teknisi dan operator atau petugas penjaga menara suar di tiga provinsi ini,” jelasnya.

Soal kendala, Kapten Hengky mengaku tak ada kendala berarti selama dia bertugas di KN KALIAN, apalagi kapal buatan negeri sendiri ini sudah dilengkapi dengan peralatan navigasi yang canggih lengkap dengan crane perawatan sarana bantu navigasi.

Untuk diketahui, panjang KN KALIAN 62 meter, lebar 12 meter, tinggi 4,7 meter, dengan kecepatan 12 knot dan jarak jelajah kapal 4000 Nautical Mile.  dibangun di galangan kapal PT. Caputra Mitra Sejati, Serang Banten pada 2017 lalu.

 

 

Para peserta ‘insan maritim’ melakukan registrasi.

Tepat pukul 15.00 WIB KN KALIAN merapat di dermaga Tanjung Api-api. Disini rombongan disambut suara merdu biduan dangdut lokal diatas panggung yang telah disiapkan. Tampak hadir Camat Sungsang dan para Kades.

Kemudian acara dilanjutkan dengan beberapa kata sambutan dari Kepala Kantor Disnav, KSOP dll.  Setelah itu acara ditutup dengan doa dan foto bersama, kemudian peserta kembali ke dermaga Boom Baru melalui jalur darat. (jul)

 

 

Komentar

Berita Lainnya