oleh

Laskar Wong Kito Optimistis Promosi dengan Format Baru

JAKARTA – Manajer Sriwijaya FC Mohammad Fadli sangat optimistis bahwa tiket promosi ke Liga 1 pada Liga 2 musim 2021 menjadi milik Sriwijaya FC. Keyakinan itu muncul setelah melihat format Liga 2 musim ini. Ya, musim ini PSSI mengubah format yang kemarin harus melewati babak delapan besar laku semifinal dan final setelah bersaing di dua wilayah, kini hanya cukup dari klasemen akhir pergrup sudah bisa memastikan diri lolos.

Ini karena PSSI menjanjikan tiket promosi Liga 1 bagi penguasa masing-masing grup. Keduanya tinggal bersaing memperebutkan piala Liga 2 setelah amankan tiket Liga 1. Sementara satu tiket lagi akan diperebutkan oleh runner up dari masing-masing grup. Fase ini dinamai babak play-off. Pemenang akan menyusul finalis ke Liga 1 sementara tim yang kalah menetap di Liga 2.

“Perjalanan ke Liga 1 pada Liga 2 2021 lebih simpel. Jika ingin ke Liga 1 cukup pastikan diri jadi penguasa grup. Tidak seperti kemarin-kemarin, yang harus melewati dulu babak delapan besar setelah berjuang di penyisihan grup. Kami yakin, dengan format yang baru ini Sriwijaya FC bisa kembali ke Liga 1,” ungkap Fadli.

Sebagaimana diketahui, PSSI merencanakan kompetisi Liga 2 2021 digelar lima bulan. Kick off rencananya dilakukan pada 26 Juni dan berlangsung hingga 27 November 2021. Peserta sebanyak 24 klub dibagi menjadi dua wilayah dengan per grup diisi masing-masing 12 klub.

Total ada 264 pertandingan dengan masing-masing grup ada 22 pekan pertandingan. Tiga tiket promosi ke Liga 1 akan diperebutkan oleh penguasa masing-masing grup. Sementara satu lagi diperebutkan di fase play-off oleh runner up masing-masing grup. Adapun tim yang terdegaradasi ke Liga 3 ada enam klub. Artinya masing-masing tiga klub dari masing-masing grup.

“Kami sudah persiapkan semuanya bagaimana untuk bisa kembali ke Liga 1. Kami siap bersaing dengan siapapun termasuk dengan klub tetangga (Babel Muba United, red),” tegasnya.

Salah satu keseriusan Fadli kembalikan kejayaan Sriwijaya FC adalah mendepak Coach Budiardjo Thalib. Arsitek asal Makassar itu dinilai akan merepotkan tim jika Sriwijaya FC promosi ke Liga 1. Manajemen harus mencari pelatih lagi yang sesuai regulasi. Ini karena PSSI mensyaratkan pelatih Liga 1 harus AFC Pro sementara Budiardjo baru memegang lisensi B AFC.

“Jika kita persiapkan pelatih AFC Pro saat ini, saat promosi nanti tinggal melanjutkan saja. Tinggal penguatan saja. Tidak perlu bongkar-bongkar lagi, memulai dari awal lagi. Saat ini kami sudah menjalin komunikasi dengan pelatih yang memenuhi kriteria kami,” jelasnya. (kmd)

Komentar

Berita Lainnya