oleh

Lawang Borotan, Destinasi Wisata Baru di Palembang

-Budaya-111 views

Ini destinasi wisata  baru. Namanya Lawang Borotan. Leteknya berada di Benteng Kuto Besak. Peninggalan sejarah zaman Kesultanan Palembang Darussalam itu  jadi destinasi wisata ke-74 di kota ini.

“Hari ini, kita meresmikan salah satu destinasi pariwisata Kota Palembang, Lawang Borotan. Bangunan ini dibuat pada tahun 1780, sekitar 200 tahun yang lalu,” kata Wali Kota Palembang  H Harnojoyo usai Launching Lawang Borotan.

Dikatakan  H Harno, lawang atau pintu ini digunakan terakhir oleh Sultan Mahmud Badaruddin II beserta keluarga sebelum dibawa ke Batavia (sekarang Jakarta) oleh Belanda, lalu diasingkan ke Ternate, Maluku Utara. Sekaligus menandai berakhirnya era Kesultanan Palembang.

“Seyogyanya Lawang Borotan ini patut kita hargai dan banggakan. Lantaran itulah tempat ini kita bersihkan, publikasikan, dan menjadi tempat wisata baru,” ucap orang nomor satu di Kota Palembang ini.

Kepala Dinas Pariwisata Palembang Isnaini Madani mengatakan, nanti pengunjung bisa masuk ke Lawang Borotan. “Selama ini orang kan belum bisa masuk benteng. Sekarang sudah bisa, walaupun hanya masuk ruang yang sangat kecil,” katanya.

Nantinya, ia melanjutkan, di dalam ruangan akan dipajang barang-barang antik yang bernilai sejarah Kota Palembang. “Dalam skala besar akan kita siapkan di dalam. Jadi Benteng Kuto Besak akan jadi pusat barang antiknya Palembang,” ucapnya.

Setiap kota yang sudah maju pariwisatanya, ia melanjutkan, ada barang antik, seperti Jakarta dan Surabaya. “Di Palembang, pusat barang antik ada di BKB,” pungkasnya.

Sebelum meresmikannya, Wali Kota dan para hadirin tamu yang datang terlebih dahulu dijelaskan mengenai sejarah Lawang Borotan tersebut.

Pemerhati sejarah Kota Palembang, Rd Muhammad Ikhsan mengatakan, Lawang Borotan merupakan satu-satunya pintu asli yang ada di BKB. Letaknya di bagian barat benteng, tepat berada di samping Jalan Rumah Bari sekarang.

“Ada yang menyebutnya juga Lawang Borotan. Terlepas dari banyak penyebutannya maknanya adalah pintu belakang dan merupakan salah satu pintu paling penting di BKB di masa itu,” kata Ikhsan.

Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan, ke depan pihaknya akan mencoba membicarakan mengenai penghuni yang ada di dalam BKB. Sehingga nantinya, seluruh BKB bisa dinikmati sebagai destinasi wisata.“Kami akan membicarakan, supaya dari Lawang Borotan bisa ke dalam, agar BKB bisa dinikmati,” kata dia. (CIT/fin)

Komentar

Berita Lainnya