oleh

Layanan Nikah di Pagaralam Sudah Boleh Diluar KUA

PAGARALAM – Kepala Kankemenag Kota Pagaralam H Win Hartan SAg MPdI melalui Kasi Bimas Islam Sumaji SAg mengungkapkan, pelaksanaan akad nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) sudah tidak berpengaruh lagi, dengan dilarang atau tidaknya hajatan.

Dikatakan Sumaji, berdasarkan Surat Edaran  Menteri Agama tentang pelayanan akad nikah, yang aman dan produktif ditengah pandemi Covid-19 pelaksanaan nikah juga sudah bisa dilaksanakan, meskipun tidak di kantor dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19.

“Kedepan kita akan memperkenalkan ke masyarakat, bahwa adanya yang namanya akad nikah outdor,” ucap Sumaji, dalam rapat evaluasi larangan hajatan, yang dilaksanakan Satgas Covid-19 di Ruang Rapat Besemah I Setdako Pagaralam, kemarin.

Maksudnya pelayanan nikah outdor ini, terang Sumaji, yakni pelaksanaanya tidak mesti di KUA. Namun bisa diluar, nantinya pemilik hajatan boleh mendirikan tenda, jika kondisi ruangan rumah tidak memungkinkan untuk penerapan Prokes.

“Berdasarkan edaran Menteri Agama  juga bahwa kita (Kankemenag, red) juga berhak menolak atau menunda, jika saat pelayanan akad nikah namun pemilik hajatan tidak mau menerapkan prokes,” jelasnya

Dan untuk mendukung kebijakan pemerintah, terkait hajatan ditengah pandemi Covid-19, Sumaji menuturkan, dalam pelaksanaan nikah itu disarankan untuk membuat Walimah dengan mengajak makan tetangga kanan kiri, serta mengumumkan bahwa si A dan si B sudah menikah. “Jadi memang idealnya tidak dilaksanakan, dengan adanya acara resepsi atau hiburan yang berlebihan, dan secara otomatis terhindar dari sifat berpoya-poya,” pungkasnya. (ald)

 

Komentar

Berita Lainnya