oleh

Lebih Dari Delapan, Itu WNA Ilegal

PALI – Diawal 2019 ini, Disnakertrans Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali melakukan pendataan terhadap Tenaga Kerja Asing (TKA). Yang bekerja di perusahaan-perusahaan di wilayah Bumi Serepat Serasan.

Hal itu dikatakan Kepala Disnakertrans Kabupaten PALI, Usman Dani SH, bahwa jumlah TKA di Kabupaten PALI masih belum bertambah ataupun berkurang. Meskipun ada salahsatu perusahaan yang mengerjakan tenaga asing tidak beroperasi.

“Setelah kita data, jumlah TKA tetap ada delapan orang, tersebar di beberapa perusahaan. Apabila lebih dari itu, maka TKA tersebut diangap ilegal. Untuk itu, silahkan lapor ke kita apabila ada TKA baru masuk atau mencurigakan,” tegasnya, Kamis (10/1).

Dijelaskannya, untuk pekerja tenaga asing di PT Pelda Indo Ruber, perusahaan pengolahan getah yang beroperasi di Desa Modong, Kecamatan Tanah Abang Kabupaten PALI bersifat rolling atau bergantian.

“Apabila ada yang keluar atau cuti, TKA di perusahaan itu giliran. Jadi jumlah tetap, namun masih kita pantau izin maupun pertukarannya. Untuk izin TKA keluar masuk, itu dikeluarkan kementerian, jadi kita hanya memantau saja,” terangnya.

Dari delapan orang TKA, ada diantaranya yang sudah habis masa tinggalnya. Untuk itu pihaknya sudah memanggil TKA bersangkutan. “Sudah kita panggil, dan saat ini yang bersangkutan telah mengurus perpanjangan izinnya,” pungkasnya. (ebi)

Komentar

Baca Juga