oleh

LeBron James Balas Kritik Ibrahimovic: Saya Tidak Akan Diam, Anda Juga Pernah Kok!

LOS ANGELES – Bintang NBA, LeBron James membalas kritikan striker AC Milan, Zlatan Ibrahimovic dengan menegaskan bahwa dirinya tidak akan pernah berhenti mengkritik pemerintah. Itu jika ia melihat ketimpangan sosial di sekitarnya.

Sebelumnya, James dikritik Ibrahimovic karena menganggap pemain LA Lakers terlalu jauh mengurusi masalah politik di Amerika Serikat. Ibrahimovic mencibir James karena telah menggunakan ketenarannya untuk urusan politik.

“Apa yang dia (LeBron) lakukan luar biasa, tapi saya tidak suka jika orang dengan status tertentu bicara tentang urusan politik. Lakukan apa yang kamu kuasai,” ucap Ibrahimovic dikutip dari Football Italia pada Jumat (26/2/2021).

“Saya bermain bola karena saya itu yang terbaik yang saya bisa. Jika saya mahir politik, maka saya akan terjun jadi politikus,” imbuhnya.

Bahkan, Ibrahimovic sendiri menegaskan apa yang dilakukan James itu adalah kesalahan. Sebab, seharusnya dia tidak boleh memakai ketenarannya untuk masalah politik.

“Ini adalah keselahan pertama yang dilakukan orang terkenal, ketika mereka merasa telah tiba. Saya pikir lebih baik menghindari masalah ini dan melakukan apa yang kamu kuasai,” tegas Ibrahimovic.

Tapi kritik Ibrahimovic itu tak membuat LeBron James keder. Ia malah menyerang balik dan menyinggung Ibra yang juga pernah mengkritik masalah sosial di negaranya.

Makanya, James berjanji tidak akan pernah tinggal diam mengkritisi masalah sosial dan politik di sekitarnya.

“Saya tidak akan pernah tutup mulut tentang hal-hal yang salah. Saya menyampaikan tentang orang-orang saya dan saya mengkritisi tentang kesetaraan, keadilan sosial, rasisme, penindasan – hal-hal yang terjadi di komunitas kami,” kata James setelah kemenangan 102-93 Lakers melawan Portland Trail Blazers, Sabtu (27/2/2021).

“Saya akan menggunakan ketenaran saya untuk terus menjelaskan semua yang terjadi di negara ini dan di seluruh dunia. Tidak mungkin saya hanya fokus pada olahraga, karena saya memahami betapa kuatnya ketenaran ini dan suara saya,” ujarnya.

Lebih khusus, James menyinggung Ibrahimovic yang juga pernah melakukan hal serupa yang dilakukan James saat ini. Yaitu komentar yang dibuat Ibrahimovic pada 2018 ketika penyerang Swedia itu mengkritisi “rasisme terselubung” di negaranya.

Ibra menyebut media di Swedia memperlakukannya secara berbeda dari pemain yang memiliki nama keluarga tradisional seperti Andersson atau Svensson.

“Dia adalah orang yang mengatakan di Swedia, dia berbicara tentang hal yang sama, karena nama belakangnya bukanlah nama belakang tradisional Swedia. Dia merasa seperti ada rasisme yang terjadi,” kata James mengingatkan kritikan Ibra tiga tahun lalu.

“Saya berbicara dari pikiran yang sangat terpelajar. Saya jenis orang yang salah untuk diajak bicara, karena saya mengerjakan pekerjaan rumah saya,” pungkasnya. (fat/pojoksatu)

Komentar

Berita Lainnya