oleh

Legenda Musik Jazz Manu Dibango Meninggal Akibat Covid-19

Manu Dibango, legenda musik jazz yang juga pemain saxophone meninggal akibat terinfeksi virus korona. Dia menghembuskan napas terakhir di usia 86 tahun di Paris, Perancis, pada 24 Maret 2020.

Kabar meninggalnya Mano Dibango diungkapkan melalui laman facebook resminya. “Dengan sangat sedih kami mengumumkan telah kehilangan Manu Dibango, papy Groove kami, yang meninggal dunia pada usia 84 tahun akibat covid-19,” demikian pernyataan seperti dilansir dari BBC, Kamis (26/3).

Prosesi pemakamannya dilangsungkan tertutup dengan penjagaan ketat. Para penggemar dan orang-orang yang mengenal Manu Dibango diminta untuk memberikan ucapan bela sungkawa dengan tidak datang ke acara prosesi pemakaman. Tapi cukup melalui email. Penghormatan untuk terakhir kali untuk sang musisi dipimpin oleh musisi kenamaan Afrika, Angelique Kidjo dan Youssou Ndour.

Mano Dibango lahir di kota Douala, Kamerun, pada tahun 1933, yang pada saat itu berada di bawah pemerintahan kolonial Prancis. Karier musik Dibango membentang selama lebih dari enam dekade. Soul Makossa adalah karya hit dia sekitar tahun 1972 yang membuatnya dikenal secara global.

Selama berkarir di dunia musik, Mano Dibango sempat berkolaborasi dengan banyak artis. Termasuk dengan Herbie Hancock (pianis Amerika) dan Fela Kuti (pioner Afrobeat dari Nigeria).

Sempat diwawancara oleh BBC pada tahun 20017, Banu Dibango mengatakan bahwa dirinya sudah mengeksplorasi berbagai jenis musik sebelum akhirnya menemukan ciri khasnya sendiri dalam bermusik. Secara terbuka dia pun mengaku eksplorasi bermusik semacam itu penting.

Namun yang menarik, Manu Dibango kala itu mengatakan bahwa dirinya tidak mau disekat oleh batas-batas wilayah dalam bermusik. Sebab musik baginya memiliki sifat universal menembus batas tempok teritori.

“Karena kamu orang Afrika, mereka berharap kamu selalu bermain Afrika. Lupakan itu. Kamu bukan musisi karena kamu orang Afrika. Kamu musisi karena kamu musisi. Aku datang dari Afrika sebagai musisi,” papar Manu Dibango yang sempat membuat ayahnya kecewa lantaran sempat gagal dalam ujian sekolah menengah.(jpnn/jawapos)

Komentar

Berita Lainnya