oleh

Lewat Turnamen Badminton, BPJS Kesehatan Jelaskan Program Relaksasi Iuran JKN-KIS

Palembang, Jamkesnews – Untuk mempererat hubungan kemitraan yang telah terjalin baik dengan media, BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung dan Bengkulu dan BPJS Kesehatan Kantor Cabang Palembang menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menggelar media gathering dalam bentuk turnamen badminton.

“Di tahun 2020 ini media gathering dilaksanakan dalam nuansa olahraga bersama yaitu turnamen badminton sebagai ajang, bertukar pikiran, memberikan masukan dan saran serta mempererat hubungan yang baik antara BPJS Kesehatan dan rekan-rekan media massa, namun dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan,” ujar Deputi Direksi Wilayah Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung dan Bengkulu BPJS Kesehatan Siti Farida Hanoum, Rabu (26/08)

Di kesempatan yang sama Hanoum melakukan dialog dengan pimpinan redaksi media mengenai Program Relaksasi Iuran. Ia mengatakan, peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang memiliki tunggakan iuran, maka secara otomatis kepesertaannya tidak aktif. Mereka baru bisa menggunakan manfaat JKN-KIS jika sudah membayar tunggakan yang terus bergulir.

Namun dalam masa pandemi COVID-19 ini ada keringanan yang diberikan pemerintah dan BPJS Kesehatan.

“Peserta yang memiliki tunggakan selama bertahun-tahun cukup membayar tunggakan selama 6 bulan, maka kepesertaan akan aktif kembali, artinya kewajiban membayar tunggakan bisa aktif jika sudah membayar tunggakan minimal 6 bulan. Misal ada peserta yang menunggak 3 tahun, dalam ketentuan Perpresnya dihitung 24 bulan, tetapi untuk 2020 ini hanya bayar 6 bulan tunggakan bisa langsung aktif dan sisanya yang belum dibayar masih menjadi tunggakan,” ujar Hanoum.

Kebijakan itu tertuang dalam Perpres 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. Dalam pasal 42 ayat 3a tertulis bahwa untuk tahun 2020, pemberhentian sementara penjaminan peserta sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berakhir dan status kepesertaan aktif kembali, apabila peserta telah membayar iuran bulan tertunggak, paling banyak untuk waktu 6 bulan.

Hanoum mengatakan bahwa program keringanan peserta menunggak atau yang lebih di kenal dengan istilah Relaksasi Iuran ini dapat diperoleh peserta dengan kriteria menunggak lebih dari 6 bulan. Prosedur program keringanan peserta menunggak dapat diperoleh peserta melalui pendaftaran terlebih dahulu di BPJS Kesehatan Care Center 1500400, Mobile JKN atau melalui Kantor Cabang BPJS Kesehatan terdekat.

“Program dapat dimanfaatkan oleh peserta sampai dengan 31 Desember 2020. Sisa tunggakan dapat dibayar dengan skema cicilan sampai dengan 31 Desember 2021. Program ini merupakan kebijakan yang dibuat khusus oleh pemerintah terkait menghadapi pandemi. Selain itu BPJS Kesehatan telah melakukan berbagai upaya peningkatan pembayaran iuran baik melalui sms blast, melakukan peneleponan penagihan, Kader JKN dan autodebet pembayaran iuran,” katanya.

Ketua PWI Provinsi Sumatera Selatan Firdaus Komar menyambut baik kegiatan media gathering yang dilakukan BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung dan Bengkulu dan BPJS Kesehatan Cabang Palembang.

“Kami siap mendukung langkah BPJS Kesehatan dalam mengedukasi publik. Terima kasih atas kerja sama yang terjalin baik selama ini, semoga dengan kegiatan ini semakin meningkatkan hubungan yang lebih baik ke depannya dalam rangka menyebarluaskan informasi seputar Program JKN-KIS,” tutup Firdaus. (RW/md)

 

Komentar

Berita Lainnya