oleh

Libatkan Masyarakat, Buru Pelaku Karhutla

Palembang – Selain akan menindak tegas para pelaku Karhutla di Sumsel, tim yang tergabung dalam satgas juga akan memburu pelaku pembakar lahan sebagai efek jera. Karena penanganan karhutla ini cukup sulit, tim satgas akan melibatkan masyarakat.

Hal tersebut diungkapan Kabaharkam Polri, Komjen Pol Drs Condro Kirono MM, saat rapat evaluasi pencegahan kebakaran lahan di Posko Satgas Karhutla BPBD Sumsel, Selasa (13/8). Condro juga menyarankan agar satgas melakukan operasi tangkap tangan.

“Tindakan tegas harus kita dilakukan supaya ada efek jera kepada pelaku. Buru agar menjadi efek jera dan tidak terulang lagi,” ungkapnya.

Namun semua itu harus melibatkan masyarakat saat melakukan operasi tangkap tangan. Seperti yang dicontohkan Cokro saat ini menjabat sebagai Kapolda Riau beberapa tahun lalu yang saat itu ikut langsung mengatasi masalah kebakaran lahan.

“Hal itu sangat sulit karena itu kita harus melibatkan masyarakat yang ada di sekitar lahan yang terbakar tersebut. Dan kita berikan apresiasi,” katanya.

Dia menambahkan, tidak hanya pihak satgas gabungan, tetapi warga juga bisa menangkap pelaku pembakar lahan. “Siapapun yang lihat ada pembakar lahan bisa langsung menangkap. Apalagi sudah ribuan personil gabungan dari darat hingga udara sudah diturunkan.

Dan kita sangat optimis hal ini akan maksimal,”harapnya.

Hingga saat ini pihak terus melakukan upaya pemadaman termasuk menyiapkan 5 unit heli water bombing yang sudah disiagakan. Sebagai kendala jarak tempuh yang cukup jauh dari Palembang.

Sebagai tindakan penegakkan hukum sudah sebanyak 182 yang dipanggil sebagai saksi dan juga sudah ada yang ikut diamankan. Di Kabupaten Muba satu orang berinisial AM, warga Kelurahan Soak Baru. Lalu di Kabupaten OKI ada 4 orang yang saat ini masih diperiksa sebagai pelaku karhutla.

“Sekali lagi, siapapun bisa menangkap tangan dan syukur-syukur bisa diapreasiasi. Dibawa barang buktinya, serahkan dan diproses. Mungkin ada bekas seperti korek api. Ranting yang dibakar dan semua bisa jadi saksi dan yang jelas semua penegak hukum harus keras. Apa yang sudah dilakukan di Sumsel harus dipertahankan dan terus dipertahankan karena cuaca semakin panas,” tutup Cokro.(dho)

Komentar

Berita Lainnya