oleh

Libatkan OKP, Capai Target Pemilih

-Politik-485 views

PALEMBANG-Mendukung dan mensukseskan pelaksanaan pemilu serentak tanggal 17 April mendatang, terus dilakukan oleh semua pihak.

Seperti hari ini (29/3) Direktorat Intelkam Polda Sumsel bekerjasama dengan instansi terkait seperti Badan Kesbangpol Sumsel, KPU Sumsel, Bawaslu Sumsel dan elemen organisasi kepemudaan (OKP), menggelar sosialisasi bertajuk Focus Group Discussion (FGD).

Tujuannya, meningkatkan partisipasi pemilih terutama di kalangan generasi millenial.

“Sukses tidaknya pemilu serentak ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Karena itu, melalui forum ini kita imbau semua OKP bisa berperan aktif dalam mensosialisasikan pemilu ini ke rekan, kerabat atau saudaranya untuk menggunakan hak pilih pada tanggal 17 April mendatang,” ujar Ketua Panitia FGD, AKBP Basani Sagala di sela-sela kegiatan yang digelar di Hotel Aston, jumat (29/3).

Apalagi dengan target pemilih sebesar 77,5 persen untuk pemilu serentak ini, tentunya harus mendapatkan support dari semua pihak.

Terlebih lagi, dengan potensi besar suara pemilih milenial bisa mendongkrak capai target pemilih nantinya.

“Diharapkan yang memilih dari kalangan milenial bisa meningkat. Sehingga capaian target tadi bisa terealisasi. Untuk pilihan, kembalikan ke pribadi masing-masing yang cocok,” terangnya.

Sementara itu, Kaban Kesbangpol Sumsel, Fitriana mengungkapkan, untuk mendapatkan hasil pemilu yang berkualitas, ada tiga kriteria yang harus terpenuhi.

Baik itu dari penyelenggaranya yang berkualitas dan bekerja secara profesional.

Namun juga pemilih juga harus memilih caleg yang berkualitas, serta peserta pemilu juga menampilkan caleg yang berkualitas.

“Ketiganya harus bersinergi dengan baik. Insya Allah pemilu berkualitas akan kita dapatkan termasuk calon terpilih nantinya. Apalagi caleg yang maju juga banyak yang dari anak muda. Tinggal kita yang memilih caleg tadi berkualitas atau tidak berdasarkan kompetensi yang dimiliki.

Termasuk menguasai masalah, substansi dan potensi sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM). Sehingga nanti bisa melaksanakan tugas dengan baik setelah menjabat,” tegasnya.

Lanjutnya, jika Caleg yang berkualitas terpilih maka caleg tersebut bisa melaksanakan dan menyerap aspirasi warga ada di wilayahnya.

Untuk itu jangan sampai salah memilih jika salah maka selama 5 tahun kita akan menjadi korban.  

“Sebagai pemilih harus cerdas. Pemilu serentak ini jadi dambaan kita semua. Dan Tentunya jadi konsen kita dan tidak terpengaruh isu-isu negatif kita harus bisa memilih dan memilah,” tandasnya.

Ditempat terpisah, Wayan, perwakilan dari Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Sumsel berharap, agar nantinya pemilu ini bisa berjalan dengan baik dan dihasilkan pemimpin yang berkualitas. Baik dari sisi manajerial maupun pribadinya.

“Kita terus mendorong, agar pemuda dapat menggunakan hak pilihnya dan tidak golput. Sebab apa yang kita lakukan saat ini, akan menentukan masa depan untuk lima tahun ke depan. Jadi pilihlah calon sesuai pilihan hati dan tidak terpengaruh dengan janji manis. Tapi memilih sesuai dengan kualitas yang dimiliki calon bersangkutan,” pungkasnya. (afi)

Komentar

Berita Lainnya