oleh

Lima Pelaku Rapid Antigen Warga Sumsel

LUBUKLINGGAU – Polda Sumut menetapkan lima tersangka kasus penggunaan alat rapid test antigen di Bandara Kualanamu Medan. Yakni PM (45), SR (19), DJ (20), M (30), dan R (21). Ternyata kelimanya adalah warga Sumatera Selatan.

Salah satu dari tersangka, yang juga sebagai otak pelaku adalah Business Manager Laboratorium Kimia Farma Medan, yakni Picandi Mosko alias PM (45), merupakan warga Jl Lohan, Blok A No 14-15, RT 07, Griya Pasar Ikan, Kelurahan Simpang Periuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Kota Lubuklinggau, Sumsel.

Pantauan di alamat tersebut rumah kelihatan sepi. Menurut informasi sudah kosong ditinggal penghuni sejak dua hari lalu.

Menariknya, PM juga sedang membangun rumah mewah, dua lantai. Kelihatan sudah setengah jadi. Lokasinya tepat berseberangan jalan dengan rumah lama.

Ketua RT 07, Kelurahan Simpang Periuk, Muslim membenarkan PM tinggal Griya Pasar Ikan. Bahkan sejak 10 tahun lalu.

“Beliau tinggal di sini sama seperti saya tahun 2011, perumahan ini baru dibuka. Tapi beda bulan, beliau duluan,” kata Muslim.

Muslim juga mengaku, Kamis (29/4) ada warganya yang menyampaikan kabar bahwa PM, terlibat kasus di Medan. Namun tidak begitu jelas. Lalu dia juga mecari informasi di pemberitaan. Ternyata benar.

“Makanya saya tidak begitu kaget ditanya wartawan hari ini,” katanya kepada wartawan, Jumat (30/4). (cj17)

Komentar

Berita Lainnya