oleh

Lima Sekolah Gelar Simulasi Belajar Tatap Muka

 

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Sejumlah sekolah menengah atas dan kejuruan (SMA/SMK) di Kota Palembang, menggelar simulasi pembelajaran tatap muka (PTM), Jumat (16/4). Ini sebagai bentuk persiapan satuan pendidikan untuk pelaksanaan tahun akademik semester genap, Juni mendatang. Simulasi dilakukan di lima sekolah, SMAN 3, SMAN 1, SMAN 17, SMKN 3, dan SMKN 4.

Kepala SMAN 3 Palembang, Drs Sugiyono MM melalui Wakil Kurikulum, Herman menjelaskan simulasi digelar secara bergantian dan terbatas, lantaran sekolah hanya mengoprasikan empat ruang. Masing – masing ruang kelas diisi siswa kelas X (IPA/IPS) dan XI (IPA/IPS). Satu kelas hanya diisi 50 persen siswa dari jumlah siswa normal.

“Pertama yang pokok ialah protokol kesehatan. Kita pastikan mulai saat masuk pintu gerbang sekolah, belajar di kelas  sampai siswa pulang keluar dari gerbang sekolah. Biasanya 36 sekarang hanya 18 orang siswa dikelas,” jelas Herman saat dikonfirmasi SUMEKS.CO.

Simulasi dilaksanakan dua hari sampai, Sabtu (16/4) besok. Sisa diberi delapan mata pelajaran yang diajarkan di kelas, masing-masing berdurasi 30 menit.

Debi Alflatiah, siswa kelas X IPA 1 SMAN 3 mengatakan, Ia dan teman-teman mengikuti pembelajaran selama kelas simulasi.  Ia mengaku lebih memahami pelajaran yang diberikan ketimbang secara daring.

“Materi pelajarannya lebih mudah saya terima dari pada melalui daring (sekolah online dalam jaringan, red), jadi senang sekali walau hanya 3-4 jam. Kami harap bisa segera sekolah seperti ini lagi,” katanya.

Dalam simulasi ini, penyelenggara sekolah juga dituntut untuk sigap mengambil tindakan apabila sewaktu-waktu ada indikasi COVID-19 merebak disekolah. Misalnya langsung melakukan testing dan tracking  bila ada yang terpapar COVID-19.

Semantara itu, Kepala SMA 17, Dra Hj Purwiastuti melalui stafnya, Rudi mengatakan, pihaknya langsung melakukan penyemprotan desinfektan di semua ruangan disekolah. ” Setelah itu kami memulangkan semua siswa yang datang. Dan yang kontak erat dengan yang terjangkit positif  langsung di tes, di rumah sakit yang direkomendasikan dan ditreatment,” tukasnya. (bim)

Komentar

Berita Lainnya