oleh

Limosin Jokowi di Jagal Malam Hari, Siasat hindari Sebaran Corona Virus Kota Palembang

SUMEKS.CO – Palembang – Berbeda dari Idul Adha sebelumnya. Biasanya di laksanakan setelah sholat Idhul Adha selesai. Tapi pemotongan hewan kurban di Masjid Agung Palembang pada 9 Djulhijah 1441 H / 31 Juli 2020 akan di laksanakan pada malam hari.

Hal tersebut di ungkapkan ketua yayasan Masjid Agung Palembang Ir Kgs H Sarnubi saat di bincangi awak media di kantor yayasan Masjid Agung jl Jendral Sudirman Kel 19 Ilir, Kec Bukit Kecil. Kamis (30/7) Siang.

Dia mengatakan pada tahun ini ada sebanyak 9 ekor sapi dan 6 ekor kambing yang di kurbankan. Di antaranya ialah sapi limosin Presiden RI Ir H Joko Widodo.

“Sapi limosin dari presiden akan di kurbankan di Masjid Agung Palembang. Semua hewan kurban tersebut akan di potong jumat malam, mulai pukul 21.00 WIB hingga pagi,” ungkap Sarnubi.

Jadwal pemotongan tersebut ialah hasil pembahasan dengan Pemerintah Kota Palembang. Di tujukan untuk mengurangi kerumunan masa yang hendak mengikuti prosesi pemotongan hewan.

Di sisi lain, bertalian dengan realise data Dinas Kesehatan Kota Palembang per Kamis 30 Juli 2020. Jumlah kasus konfirmasi positif virus corona (COVID-19) Kota Palembang bertambah 36 orang. Persisnya sebanyak 2.286 jiwa positif, 99 jiwa di antaranya meninggal dunia, 1.129 jiwa masih dalam pengawasan dan yang sembuh 1.046 jiwa.

Kembali ke prosesi pemotongan hewan kurban. Oleh sebab itu, Pemerintah Kota Palembang di haruskan untuk bertindak, jangan ambil resiko untuk menghantar Palembang ke zona merah lagi.

“Sebagaimana instruksi Walikota, harap masyarakat untuk tidak berkerumun meminimalisir penyebaran virus corona Sebab itulah kita (MAP) akan potong kurban pada malam hari dan atur distribusi daging,” jelas Sarnubi.

Dalam hal pendistribusian daging kurban. Panitia tidak menyediakan kupon. Melainkan langsung
melalui 12 RT yang sudah di data per Kecamatan Bukit Kecil. Di perkirakan 1-1/2 Kg per kepala keluarga.

“Untuk memastikan aturan berjalan sesuai dengan apa yang di rencanakan. Mulai dari sholat Idhul Adha hingga pemotongan hewan akan ada pihak kepolisian, sat pol pp, dan instansi terkait mengawal langsung,” tutupnya. (Bima/Mg 1)

Komentar

Berita Lainnya