oleh

Lintas Sejarah: Renovasi Terbesar Masjid Agung 1999

Bernama asli Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin I, masjid ini punya nilai historis yang begitu kaya. Masjid ini merupakan warisan Kesultanan Palembang Darussalam. Pertama kali dibangun pada tahun 1738, dan diresmikan pada 26 Mei 1748.

Dulunya, Masjid Agung Palembang sengaja dibangun untuk menggantikan masjid karya Ki Gede Ing Suro yang terbakar dalam peperangan Palembang dan Belanda pada tahun 1659.

Lokasinya ada di utara Istana Kesultanan Palembang, yakni di Kelurahan 19 Ilir, Kecamatan Ilir Barat I, Pusat Kota Palembang, Sumatera Selatan. Masjid terbesar di Palembang ini menempati kompleks seluas 15,4 meter persegi, dan mampu menampung hingga 7.750 orang jamaah.

Kini masjid bersejarah ini dinyatakan sebagai masjid nasional, sekaligus bangunan cagar budaya yang dilindungi undang-undang.

Perbaikan dan Perkembangan Sebagai salah satu masjid tertua di Nusantara, Masjid Agung Palembang telah mengalami banyak sekali renovasi dan perkembangan. Saat Indonesia dijajah Belanda, Kesultanan Palembang pun melakukan renovasi Masjid Agung Palembang pada tahun 1819-1821. Setelah itu, renovasi pun terus dilakukan sebanyak 5 kali.

Salah satu renovasi terbesar dilakukan pada tahun 1999. Saat itu, tak hanya melakukan renovasi di bagian-bagian masjid yang telah rusak. Tapi juga membangun tiga bangunan tambahan di bagian selatan, utara, dan timur masjid. Kubahnya pun diperbaiki di bagian sisinya. (int/jul)

Komentar

Berita Lainnya